Sinetron Menyusut Jadi Dua Menit, Drama Indonesia Tembus 41 Juta Views

SURABAYA || RADARJATIM.CO — Format micro-drama semakin mendapat perhatian di Indonesia seiring perubahan kebiasaan menonton masyarakat. Drama Indonesia, kanal micro-drama milik PRMBN Studio, mencatat 41,4 juta views di TikTok selama 16 April hingga 16 Juli 2026 melalui 164 video. Konten berdurasi satu hingga tiga menit itu dirancang untuk dinikmati lewat ponsel kapan saja.

Berdasarkan data Metricool yang disediakan perusahaan, akun TikTok Drama Indonesia memperoleh 523 ribu likes dan sekitar 11 ribu komentar pada periode tersebut. Hingga 15 Juli 2026, jumlah pengikutnya mencapai 225.340 akun, menunjukkan pertumbuhan audiens terhadap format serial vertikal berdurasi singkat.

Berbeda dari sinetron konvensional, micro-drama mengandalkan alur cerita yang padat. Konflik diperkenalkan sejak awal episode dan diakhiri dengan perkembangan cerita yang mendorong penonton mengikuti episode berikutnya. Pendekatan itu menjadi salah satu karakter utama format serial pendek yang berkembang di platform digital.

“Micro-drama bukan sekadar sinetron yang dipotong menjadi video pendek. Setiap detik harus punya fungsi. Konflik perlu terbaca sejak awal dan akhir episode harus memberi alasan yang kuat untuk kembali,” kata Agung Bezharie Hadinegoro, Chairman PRMBN Studio.

Strategi tersebut terlihat pada serial Taruhan Gila Sang Komandan. Serial itu mengisahkan seorang komandan yang harus memilih antara menikahi perempuan yang dianggap buruk rupa atau menjalani hukuman penjara. Episode pertamanya meraih 5,37 juta views, sedangkan keseluruhan sembilan episode mengumpulkan 9,66 juta views.

Baca Juga :  Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik  Mengucapkan Selamat dan Sukses atas Pelantikan 4 Pimpinan DPRD Periode 2024-2029

Selain jumlah penonton, perusahaan juga memantau tingkat penyelesaian tayangan setiap episode. Serial Pura-pura Lumpuh mencatat rata-rata completion rate sebesar 38,8 persen, sementara salah satu episode CEO vs Jagoan mencapai 45 persen. Kedua capaian tersebut merupakan rekor internal akun Drama Indonesia.

Tema yang diangkat berfokus pada konflik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti tokoh yang diremehkan lalu membuktikan diri, konflik keluarga, keserakahan, hingga kisah azab. Pada genre horor, serial Babi Ngepet mencatat 6,49 juta views dari lima episode yang telah ditayangkan.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Nur Indah Yanti Caleg Gerindra Dapil 1 Gresik - Kebomas

Dalam proses produksinya, karakter dan adegan dibuat menggunakan teknologi AI generatif. Sementara itu, tim kreatif tetap berperan dalam penyusunan cerita, penyuntingan, serta pengendalian kualitas. Perusahaan juga menggunakan panduan karakter dan referensi visual untuk menjaga konsistensi wajah tokoh di setiap episode.

PRMBN Studio menyatakan Drama Indonesia kini menjadi kanal utama untuk drama keluarga dan kisah azab, sedangkan genre horor dan fantasi dikembangkan melalui kanal tersendiri. Perusahaan juga telah memulai kanal berbahasa Vietnam serta menyiapkan pengembangan untuk pasar Asia Tenggara lain, termasuk Thailand, Filipina, dan Malaysia.