Kasus Kekerasan Seksual di Desa Gersempal : Korban Minta Polisi Bertindak Tegas

SAMPANG || radarjatim.co – Korban dugaan kasus kekerasan atau pelecehan seksual SH (30) warga Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa-timur meminta polisi segera mengambil langkah tegas.

Diketahui, dugaan kasus pelecehan seksual dengan terduga pelaku inisial (AS) ini, kini ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sampang setelah dilaporkan oleh SH (korban) pada 29/Nov/2023 lalu.

Namun ironis, dua (2) kali upaya pemanggilan penyidik unit-PPA Satreskrim Polres Sampang terhadap terduga pelaku terkesan diabaikan.

Penuturan salah satu keluarga korban (Mr), oknum terduga pelaku enggan memenuhi panggilan polisi. Meski demikian kata Mr, penyidik unit PPA Polres Sampang telah melakukan dua kali upaya pemanggilan.

Baca Juga :  Dua Pengedar Narkoba Antar Provinsi Ditangkap Ditresnarkoba Polda Jatim

“Upaya polisi dalam penanganan kasus ini sebenarnya sudah sesuai prosedur mas, namun karena terduga pelaku tidak kooperatif maka saya harap APH atau PPA polres Sampang segera mengambil langkah tegas, “ujarnya Senin 08/Jan/2024.

Bahkan kata Mr, oknum terduga pelaku saat ini tidak diketahui keberadaannya alias kabur.

Baca Juga :  Proyek P3-TGAI 2023 di Desa Temoran Diduga Jadi Ajang Korupsi

“Pelaku sekarang tidak ada disni mas, informasi dari orang-orang katanya kabur, “Tutup Mr.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polres Sampang (Aiptu Yunus Supriyono) belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi dari media ini hingga berita ditulis.

(Korwil Mdr)