Gresik | radarjatim.co~Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik yang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Bawean sebanyak 46 mahasiswa. Kelompok 15 dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang bernama Nyimas Wardatul Afiqoh, MSA.,Ak.,CA. beranggotakan 12 mahasiswa, diantaranya: Andre Bayu Mahardika, Surya Rizki Ramdhani, Ahmad Azharuddin, Agung Fajrillah, Talitha Safa Syafiqah, Fathmawati Widodo Putri, Tutut Rohmawati, Muchammad Ramadhan Aris Syafii, Fajrul Izza, Mohammad Ferdiansyah, Ayu Diah Khairani, dan Asmaul Fauziyah, merupakan program yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa S1 yang pelaksanaannya dilakukan di lingkungan masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, yang bertempat di Desa Sungaiteluk.
Salah satu kegiatan dari Program Teknik Industri yang dilaksanakan diantaranya adalah pembuatan & pemasangan papan penunjuk arah, sangatlah penting untuk mengetahui arah jalan & mempermudah administrasi desa. Petunjuk jalan di daerah seperti ini belum banyak disediakan secara resmi oleh pihak desa di bawean.
Surya Rizki Ramdhani, mahasiswa teknik industri mengatakan program pembuatan petunjuk arah desa sangat bermanfaat bagi warga di Desa Sungaiteluk.
Pembuatan papan penunjuk arah ini dilakukan kurang lebih selama dua hari dan pemasangannya dilakukan Rabu (31/8). Diharapkan dengan pemasangan papan petunjuk arah ini dapat bermanfaat dan memudahkan dalam menentukan arah yang hendak dituju.
Rahmad selaku warga lokal menyambut baik program ini. Selama ini banyak pendatang yang nyasar karena tidak adanya petunjuk arah di kampung kami. Bukti bahwa menolong sesama dapat dilaksanakan melalui kegiatan yang sederhana.
Semoga adanya program ini, bisa membantu orang lain yang mencari alamat yang di tuju & memudahkan program desa terkait penunjuk arah jalan.
(Red)






