Piala Berjajar di Pemkab Gresik, Masyarakat Tak Merasakan Manfaatnya

RADAR JATIM.CO~ Pemerintah Kabupaten Gresik kerap memamerkan puluhan bahkan ratusan trofi dan penghargaan dari berbagai ajang, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Mulai dari predikat Innovative Government Award, Adipura, Opini WTP, hingga berbagai best practice di sektor pelayanan publik. Semua dipajang megah sebagai simbol kesuksesan.

Baca Juga :  Tabrak Aturan, Dr. Rian Pramana Suwanda Harus Memilih, Mundur dari ASN atau Lepas Jabatan Rektor Unigres

Namun, di balik gemerlap piala tersebut, masyarakat Gresik justru bertanya: di mana hasil nyatanya ?

– Apakah kemacetan parah di banyak titik, terutama akses industri dan kota, sudah teratasi?
– Apakah banjir yang masih rutin melanda sejumlah kecamatan telah menemukan solusi permanen?
– Apakah kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di pelosok Gresik sudah setara dengan pusat kota?
– Apakah pengangguran dan kesenjangan sosial benar-benar menurun signifikan?

Baca Juga :  Presiden RI Jokowi Dukung Digitalisasi di NU untuk Tingkatkan Kualitas Nahdliyin

Trofi memberi kesan bahwa birokrasi Gresik unggul dalam laporan, presentasi, dan seremonial. Tapi rakyat butuh kerja nyata, bukan sekadar penghargaan. Prestasi sejati bukanlah piala yang berjejer di rak, melainkan senyum warga yang merasakan perubahan di kehidupan mereka sehari-hari.

Baca Juga :  DPRD Surabaya Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda Perubahan RPH dan YEKAPE

Kami mengingatkan: jangan sampai Gresik hanya hebat di atas kertas dan panggung penghargaan, tetapi lemah dalam kehadiran negara bagi warganya.

Oleh,
Mas’ud Hakim, M.Si., M.H.
– Pemerhati Kebijakan Publik
– Ketua LSM PiAR