Piala Berjajar di Pemkab Gresik, Masyarakat Tak Merasakan Manfaatnya

RADAR JATIM.CO~ Pemerintah Kabupaten Gresik kerap memamerkan puluhan bahkan ratusan trofi dan penghargaan dari berbagai ajang, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Mulai dari predikat Innovative Government Award, Adipura, Opini WTP, hingga berbagai best practice di sektor pelayanan publik. Semua dipajang megah sebagai simbol kesuksesan.

Baca Juga :  Pembangunan alun-alun Sidoraharjo dinilai dapat tingkatkan sektor ekonomi

Namun, di balik gemerlap piala tersebut, masyarakat Gresik justru bertanya: di mana hasil nyatanya ?

– Apakah kemacetan parah di banyak titik, terutama akses industri dan kota, sudah teratasi?
– Apakah banjir yang masih rutin melanda sejumlah kecamatan telah menemukan solusi permanen?
– Apakah kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di pelosok Gresik sudah setara dengan pusat kota?
– Apakah pengangguran dan kesenjangan sosial benar-benar menurun signifikan?

Baca Juga :  Bupati Gresik Resmikan Gedung IPKT RSUD Ibnu Sina, Wujud Sinergi dalam Layanan Kesehatan Bagi Penderita Kanker

Trofi memberi kesan bahwa birokrasi Gresik unggul dalam laporan, presentasi, dan seremonial. Tapi rakyat butuh kerja nyata, bukan sekadar penghargaan. Prestasi sejati bukanlah piala yang berjejer di rak, melainkan senyum warga yang merasakan perubahan di kehidupan mereka sehari-hari.

Baca Juga :  Kadisdik Provinsi Jawa Timur Tinjau Langsung Sekolah Terdampak Gempa di Pulau Bawean

Kami mengingatkan: jangan sampai Gresik hanya hebat di atas kertas dan panggung penghargaan, tetapi lemah dalam kehadiran negara bagi warganya.

Oleh,
Mas’ud Hakim, M.Si., M.H.
– Pemerhati Kebijakan Publik
– Ketua LSM PiAR