Surabaya,[radarjatim.co ~ Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad Saw 1443 Hijriyah jama’ah dzikir semilir angin berikan santunan kepada anak yatim dan kaum Duafa,yang bertempat dihalaman Padepokan jalan Gayungan 1 no 5 B , Kamis (21/10/2021).
Dalam kegiatan acara tersebut diisi dengan maulid diba’, tilawah Al-Qur’an dan ceramah agama. Tampak hadir lurah Gayungan Pramudita Yustiani, kabsudit Humas Polda Jatim, AKBP H. Fathoni SH.,MH beserta istri.
Selain ceramah, jamaah Semilir Angin juga mengadakan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum Duafa yang memang rutin dilaksanakan setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW .
Pramudita Yustiani selaku lurah Gayungan yang baru menjabat 3 minggu di kelurahan gayungan dengan memperkenalkan diri kepada warganya. dalam sambutan mengatakan, Alhamdulillah, baru dilantik 3 Minggu di kelurahan Gayungan ini, masyarakatnya sungguh sangat luar biasa guyup.
“Subhanallah terima kasih masyarakatnya sangat guyup rukun suatu berkah yang sangat luar biasa,”ujar mantan kepala UPTD taman kota Surabaya.
Dalam pembagian santunan diberikan langsung oleh pendiri padepokan jamaah dzikir Semilir Angin Abah Eko Prasetyo bersama istri. Sekitar 100 anak yatim dan kaum duafa mendapat santunan yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi.
Lanjut abah Eko mengucapkan,banyak terima kasih kepada ketua panitia dan para anggota jamaah dzikir semilir angin yang telah ikut serta menyukseskan memperingati maulid nabi Muhammad saw 12 robiul awal 1443 H.
“kedepanya jama’ah dzikir semilir angin agar supaya untuk mempertebal keimanan sebagai wujud cinta ke rosululloh,’ tutur abah Eko Prasetyo
Selain itu,” bahwa kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun dapat meningkatkan kecintaan dan Nabi Muhammad SAW.Sebagai suri teladan maupun panutan buat kehidupan sehari hari.”imbuhnya.
Dalam peringatan maulid nabi Muhammad SAW warga sekitar, anak anak dan orang tua sangat antusias mendukung dan juga hadir mengikuti dalam kegiatan acara ini.
Mochamad Yahya SH,selaku ketua panitia mengatakan,“Melalui peringatan maulid nabi besar Muhammad saw kita tingkatkan semangat cinta rosulluloh dan beramal kebajikan demi mencapai ridho ilahi,”ujarnya.
Masih lanjut, Walaupun digelar secara sederhana akibat pandemi covid-19, jama’ah dzikir Semilir Angin masih bisa memperingati Maulid Nabi muhammad saw dengan mengikuti protokol kesehatan.
“Setiap jama’ah yang mengikuti acara ini diwajibkan memakai masker dan panitia juga menyediakan hand sanitizer serta tempat cuci tangan,” jelasnya.
Lebih lanjut moch Yahya,SH menambahkan,” saya mengucapkan banyak banyak terima kasih dan kerja samanya kepada tetangga kanan kiri, ketua RT,Ketua RW,Ibu lurah beserta tokoh masyarakat yang telah membantu pelaksanaan acara ini dari awal sampai akhir dalam situasi lancar aman dan kondusif imbuhnya.(Ark)






