Ferdinand Hutahean: Indonesia Rusak karena Jokowi, Jangan Mau Diperdaya Demi Politik dan Keluarganya

Jakarta ||RADARJATIM.CO ~ Politisi Ferdinand Hutahaean melontarkan kritik keras terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ferdinand menilai berbagai kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini tidak dapat dilepaskan dari kebijakan pemerintahan Jokowi selama menjabat sebagai presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferdinand ketika menanggapi aksi massa yang mendatangi kediaman Jokowi di Solo. Menurut Ferdinand, masyarakat perlu menyampaikan sikap melalui jalur politik. Ia bahkan menyerukan agar masyarakat memberikan apa yang disebutnya sebagai “hukuman politik” kepada Jokowi.

Ferdinand juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh langkah politik Jokowi yang menurut penilaiannya berkaitan dengan kepentingan politik dan keluarga. Ia berpandangan masyarakat semakin memahami dinamika politik yang melibatkan mantan presiden tersebut sehingga aksi penolakan serupa berpotensi kembali terjadi.

Baca Juga :  Badan Kehormatan atau Badan Pembiaran ? "Ketika Ketua DPRD Gresik Justru Menjadi Pemicu Konflik

Dalam keterangannya, Ferdinand menyebut aksi massa di depan kediaman Jokowi sebagai bentuk perlawanan politik. Namun, ia menegaskan bahwa yang dimaksud bukanlah kekerasan fisik. Menurutnya, tuntutan massa saat itu antara lain meminta Jokowi tidak ikut campur dalam politik nasional.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) mendatangi kediaman Jokowi dengan membawa sejumlah poster berisi kritik politik. Koordinator aksi, Bangun Sutoto, mengatakan mereka juga bermaksud menyampaikan surat dan plakat kepada Jokowi berkaitan dengan persoalan politik yang mereka soroti.

Baca Juga :  Bupati Gresik Serahkan Bantuan 1 Unit Ambulan Laut di Dermaga Pamona

Menurut Anda bagaimana? Apakah kritik dan aksi politik seperti ini merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat, atau justru berpotensi semakin mempertajam polarisasi politik di masyarakat?

 

Sumber: Warta Ekonomi

#SuaraPlus #FerdinandHutahaean #Jokowi #PolitikIndonesia #BeritaNasional #Indonesia