MADIUN || Radarjatim.co ~ Langkah konkret untuk implementasi program strategis nasional mulai menyentuh pelosok Kabupaten Madiun melalui peresmian (Grand Opening) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sewulan, Pemerintah Kabupaten Madiun mempertegas komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hadir dalam acara tersebut jajaran kepolisian polres,polsek, Dandim, tokoh masyarakat, Pimpinan SPPG Sewulan, serta puluhan relawan muda yang siap mengabdi. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa kehadiran SPPG ini bukan sekadar pembagian konsumsi rutin, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang cerdas dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.
Fokus pada Higienitas dan Standar Gizi
Aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG Sewulan. Pengelola diinstruksikan untuk patuh sepenuhnya terhadap Standard Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
“Aspek higienitas dan kesehatan adalah harga mati. Saya meminta pengelola SPPG untuk selalu terbuka dan kooperatif terhadap supervisi dari Dinas Kesehatan untuk memastikan setiap sajian memenuhi sertifikasi layak sehat,” tegas pembicara dalam pidatonya.
Bahkan, sebagai bentuk penjaminan mutu, para petugas dan relawan disarankan menjadi pihak pertama yang mencicipi makanan sebelum didistribusikan kepada anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Perluasan Jangkauan di Kabupaten Madiun
Hingga saat ini, Kabupaten Madiun telah memetakan 43 titik SPPG, dengan rincian sebagai berikut:
35 Titik: Sudah mulai beroperasi secara aktif.
8 Titik: Dalam proses penyelesaian menggunakan lahan pemerintah daerah.
Target: Seluruh titik ditargetkan tuntas pada semester ini guna melayani anak-anak di seluruh pelosok Madiun.
Pemberdayaan Pemuda Lokal
Selain fokus pada pemutusan rantai stunting, program ini juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Di SPP Sewulan sendiri, sebanyak 50 pemuda dari wilayah Sewulan dan Dagangan terserap sebagai tenaga kerja dan relawan. Hal ini diharapkan mampu menjadi pintu kesejahteraan baru bagi masyarakat sekitar.
Acara ditutup dengan harapan besar agar seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, dan tokoh agama, bersinergi mengawal keberhasilan program ini demi masa depan pemimpin bangsa yang tangguh dari Kabupaten Madiun.
(Edi)






