Semakin jadi Primadona Masyarakat, Bus Trans Jatim akan Diperluas ke Lamongan dan Bangkalan

Surabaya | RADARJATIM.CO.~ Semakin diminati Masyarakat, layanan bus Trans Jatim akan diperluas di Tahun 2024 . Sejumlah koridor tambahan akan segera direalisasikan sehingga memperluas jaringan layanan angkutan umum yang aman, nyaman dan terjangkau bagi warga Jatim.

Tambahan rute koridor Bus Trans Jatim yang akan ditambah adalah koridor IV dengan rute Terminal Bunder ke Terminal Paciran Lamongan dengan operasional 20 armada bus. Serta koridor V yang melayani rute Surabaya – Bangkalan dengan operasional 20 armada bus.

Sejak diluncurkan, Trans Jatim menjadi andalan masyarakat dalam beraktivitas, bahkan selalu ramai peminat. dengan memperluas area ke Lamongan dan Bangkalan sebagai bukti Pemprov Jatim dalam memberikan layanan transportasi umum yang aman dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat.

Saat ini, koridor IV rute Gresik – Lamongan merupakan wilayah yang dianggap penting. Hal ini karena yang dilintasi merupakan area industri yang sedang berkembang sehingga memudahkan tenaga kerja menggunakan sarana angkutan yang memadai.

Tidak hanya itu, layanan ini terintegrasi antar moda dengan kapal di Pelabuhan Paciran baik itu kapal angkutan orang ataupun barang.

Baca Juga :  Kodim 0817/ Gresik Menjadi Pioneer Deklarasi Damai Perguruan Silat Se-Kabupaten Gresik

Sementara koridor V dengan rute Surabaya-Bangkalan juga diprioritaskan untuk ditambah. Hal ini karena akan membantu masyarakat setempat untuk lebih menjangkau pusat ekonomi dan pemerintahan di Surabaya. Tentunya dengan pilihan transportasi yang lebih aman, nyaman, tepat waktu, terjangkau, dan berkeselamatan.

Rencananya Masing-masing untuk koridor IV dan V akan disiapkan 20 armada.

Sebagaimana diketahui, sejauh ini Pemerintah Provinsi Jatim telah merealisasikan bus trans Jatim di tiga koridor. Masing-masing koridor 1 meliputi Sidoarjo – Surabaya – Gresik untuk menunjang aktivitas masyarakat utamanya mereka yang bekerja, Ketiganya diresmikan Gubernur Khofifah pada 19 Agustus 2022.

Kemudian koridor 2 meliputi Mojokerto – Sidoarjo diresmikan Gubernur Khofifah pada tanggal 20 Agustus 2023 dengan misi membantu mengurangi emisi gas buang di Jawa Timur.

Sedangkan koridor 3 meliputi Mojokerto – Gresik diresmikan pada tanggal 18 Oktober 2023 dengan misi mengembangkan sekaligus memudahkan akses ke sektor pariwisata di Jawa Timur khususnya di wilayah yang dilintasi Koridor III.

Baca Juga :  Kembali Terjadi Balai Desa Keduyung Kosong. Apakah Kekosongan Balai Desa Diwilayah Kabupaten Lamongan Dianggap Hal Sepele ?

Untuk jumlah bus di koridor 1 sampai 3 total sebanyak 70 armada. Koridor 1 sebanyak 30 armada sedangkan koridor 2 dan 3 masing-masing 20 armada bus.

Program Gubernur Khofifah yang menghadirkan moda Bus Trans Jatim direspon baik oleh masyarakat. Mereka berbondong-bondong memanfaatkan alat transportasi massal tersebut untuk menunjang aktivitas yang hemat secara ekonomis dan efisien dari sisi waktu.

Tercatat, Trans Jatim pada Tahun 2023 sudah ada III koridor yang beroperasi. Koridor I berhasil memindahkan atau pola shifting masyarakat yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi (R2 / R4) beralih menggunakan Trans Jatim dengan Loadfactor 115% Ditahun 2023.

Diakumulasikan rata-rata penumpang per hari di Koridor I sebanyak 4.500 – 5.000 orang yang terangkut.

Trans Jatim menghubungkan antar wilayah yang sebelumnya tidak ada layanan angkutan umum, utamanya seperti rute yang dilalui Trans Jatim Koridor III.

Tentunya, kehadiran Trans Jatim memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualannya, mengingat bus Trans Jatim berhenti di dalam terminal. Serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Timur melalui pendapatan Tiket ataupun Non Tiket (Advertising).

Baca Juga :  Kapolres Gresik Terus Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid 19

Kelebihan bus Trans Jatim lainnya adalah sistem pembayarannya yang berbasis digital. Artinya, Trans Jatim sudah dapat menerima semua jenis pembayaran _cashless_ atau non tunai dari berbagai platform keuangan digital. Selain itu, trans jatim juga meluncurkan kartu pembayaran yaitu Kartu Karisma yang memiliki banyak manfaat bagi pelanggan Trans Jatim.

di dalam bus Trans Jatim dilengkapi dengan fitur-fitur elektronifikasi canggih yang menunjang keselamatan berupa Camera AI, CCTV, Driver Performance.

Ke depan, Gubernur Khofifah memastikan Trans Jatim akan selalu berinovasi menjadi lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Jawa Timur dengan selalu mengikuti perkembangan transportasi yang modern dan berbasis digital.

Bahkan, Dishub Provinsi Jatim akan mengkolaborasikan Trans Jatim dengan Suroboyo Bus. Skemanya, mengintegrasikan tiket dengan Suroboyo Bus melalui tiket terusan yang harganya lebih ekonomis.

Hal itu dipastikan akan semakin menarik antusiame masyarakat yang semula menggunakan angkutan pribadi beralih ke angkutan umum Trans Jatim.

(Shr,/red)