Gresik || radarjatim.co-Sedekah bumi merupakan bentuk sujud sukur kepada Allah SWT, yang mana sudah memberikan sebuah rezeki lewat hasil Bumi , kali ini Pemerintahan desa Menganti Kecamatan.Menganti kabupaten Gresik menggelar sedekah Bumi dan dihiasi oleh puluhan tumpeng raksasa dan pawai ogoh ogoh .
Tradisi sedekah bumi ini sudah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat menganti , dan perlu di ketahui bahwasanya desa menganti ini terbagi menjadi 7 dusun diantaranya : Karang Turi, Krajan, Dukuhan, Bibis, Mojo kerep, Wonokoyo dan Dusun Menganti.
Dalam sedekah bumi ini berbagai acara di laksanakan meliputi Jalan sehat di Minggu 04 /12/2022 pagi , dan ada undian berbagai macam dorrprize bila beruntung , di lanjut dengan kirap tumpeng raksasa yang terbuat dari hasil bumi dan tak lupa berbagai kresasi dari masing masing RT se- Desa Menganti dengan menapilkan berbagai kreasi dari berbagai kostum dari daur ulang .
Acara semacam ini sempat terhenti yang diakibatkan oleh adanya pandemi Covid 19 beberapa tahun silam.
Dalam sedekah bumi kali ini terlihat kepala desa menganti memakai kostum Ratu dan Raja dan mengendarai kereda Kuda kencana
Kepala desa Menganti Handoko di sela sela kesibukannya dalam sambutan juga mengucapkan Rasa terimakasih atas dukungan dari semua elemen masyarakat dan semua pihak, yang turut membantu dan berpartisipasi dalam acara sedekah bumi ini.
Ia ( Handoko red ) juga menambahkan bahwasanya kegiatan ini merupakan wujud syukur dari seluruh warga masyarakat desa Menganti, atas nikmat dari Allah Swt dan mudah-mudahan dari wujud syukur ini, warga desa Menganti tetap diberkahi, banyak rejeki dan dijauhkan dari segala musibah serta diberikan kesehatan, umur panjang dan kami juga berharap dengan adanya sedekah bumi ini, bisa menambah kerukunan dan keguyuban para warga, dan juga di harapkan dengan adanya sedekah bumi ini, masyarakat desa Menganti di jauhkan dari segala bencana, serta hasil pertanian dan perdagangan semakin melimpah,” harapnya
Handoko harapan semoga kedepannya desa Menganti ini lebih baik lagi, dan yang perlu kita sampaikan kepada anak cucu kita, bahwa tradisi sedekah bumi ini warisan dari nenek moyang kita, yang tidak boleh di tinggalkan,” tutupnya
Acara dilanjutkan pada malam harinya dengan pagelaran wayang kulit bersama KI DALANG SUPARNO.
(Adi)






