Masyarakat Pesisir Pantai Surabaya Aksi Demo Tolak Reklamasi Proyek Strategis Nasional

Oplus_131072

Surabaya |radarjatim.co ~ Ratusan warga pesisir pantai timur Surabaya bersama mahasiswa melakukan aksi damai menolak reklamasi pembangunan Surabaya waterfront land’ (SWL) yang mencakup 4 pulau seluas 1084 ha. Jum’at (20/9/2024)

Aksi damai dilakukan dari titik kumpul bundaran ITS menuju DPRD Jatim dan balai kota Surabaya.

Dalam aksi tersebut warga didukung berbagai element mahasiswa Surabaya diantarnya dari Bem Unair,Bem ITS,Bem PPNS, Bem PENS, Bem UMS, IMM,GMKI,KAMMI,ARSAS,PMKRI,dan berbagai dukungan organisasi pemerintahan kelurahan LPMK keputih,LPMK Kenjeran,LPMK Sukolilo baru,LPMK Wonorejo,LPMK Medokan ayu,LPMK Rungkut kidul,LPMK Bulak,LPMK Kedung cowek,LPMK Kalisari,LPMK Dukuh sutorejo,LPMK Kejawen Putih Tambak.

Baca Juga :  Personel Polsek Driyorejo Polres Gresik Bantu Evakuasi Pohon yang Kropos dan Rawan Tumbang

Aksi didepan balaikota Surabaya warga meminta bertemu Eric Cahyadi walikota Surabaya,Walikota Surabaya tidak bisa hadir ada kegiatan di luar kantor.

Baca Juga :  Dugaan Potongan Bantuan HIPPA Tirta Amerta Desa Sumbersawit Magetan, Ketua HIPPA Sebut Ada Pemotongan 30 %

Bu Yayuk Baskesbankpol Surabaya menjelaskan pemerintah Surabaya sudah menyampaikan surat pada kementrian terkait pembangunan surabaya waterfront land’ (SWL) program dari pemerintah pusat (PSN) jadi kami tidak mempunyai wewenang sampai sekarang surat yang kami kirim mungkin masih dalam kajian pembahasan pusat kementerian,mengenai aksi demo ini kita tampung Aspirasi masyarakat nelayan akan kita sampaikan ujarnya.

Baca Juga :  Akad Nikah dan Ikatan Janji Suci Telah Diikrarkan, Reza Resmi Nahkodai Chalysta

Karena Pak Walikota ada kegiatan di luar keinginan warga untuk bertemu pak walikota akan kita sampaikan. dalam Minggu ini pertemuan dengan pak walikota kita ajukan dan jatwalkan sesuai keinginan warga nelayan yang terdampak pembangunan Mega proyek SWL ujarnya.

(BSK)