Babinsa Bersama PMK dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Cerme

GRESIK || RADARJATIM.CO – Kesigapan aparat TNI bersama Polri, Pemadam Kebakaran (PMK), perangkat desa, dan masyarakat berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan tebu dan ilalang di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Minggu (6/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Api membakar lahan tebu milik Agus, warga Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme. Kondisi lahan yang dipenuhi tanaman tebu serta ilalang kering membuat kobaran api berpotensi cepat merambat apabila tidak segera ditangani.

Mendapat laporan adanya kebakaran, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, Peltu Hadi S. dan Sertu Suprianto, bersama anggota Polsek Cerme, Aiptu Nuryanto dan Aipda Joko, serta perangkat Desa Betiting langsung bergerak menuju lokasi.

Baca Juga :  BPBD Gresik Dianggap Tidak Serius Bantu Temukan Korban Siswa Tenggelam di Balongpanggang

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan. Mengingat luasnya area yang terbakar dan kondisi lahan yang kering, petugas kemudian meminta bantuan PMK Kabupaten Gresik.

Tak berselang lama, dua unit mobil PMK Kabupaten Gresik tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman, sementara Babinsa, personel Polsek, perangkat desa, dan warga membantu mengamankan area serta mencegah api merambat ke lahan di sekitarnya.

Proses penanganan tidak berhenti setelah kobaran api berhasil dikendalikan. Petugas juga melakukan pembasahan pada sejumlah titik yang masih menyimpan bara untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api.

Baca Juga :  Wabup Bu Min Hadiri Pelantikan MWC NU Bungah, Dirinya Berharap Adanya Peran Kiai Dalam Mencegah Pernikahan Dini

Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, Peltu Hadi S., menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons kebakaran menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Polsek, perangkat desa serta PMK. Kami bersama masyarakat membantu proses pemadaman dan pembasahan sampai api benar-benar dinyatakan aman,” ujar Peltu Hadi S.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih saat kondisi cuaca kering. Masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Baca Juga :  Gus Yani Hadiri Acara Riyadloh Bi Khatmil Qur'an Dan Peresmian Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin

Berkat kesigapan dan sinergi seluruh pihak, proses pemadaman dan pembasahan berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran menghanguskan lahan tebu dan ilalang dengan luas kurang lebih 4 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel.

Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi berjalan aman dan terkendali. Sinergi Babinsa, Polri, PMK, perangkat desa, dan masyarakat menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menangani bencana nonalam sekaligus menjaga keamanan lingkungan dan mencegah meluasnya dampak kebakaran.

(Red)