Foto : Kasi pemerintah Kecamatan Dukun , Abdurrahman, Ketua Umum PBG, Suyanto, dan Ketua AKD Dukun, M.Ashari saat hadiri Rakoor BPD di Kecamatan Dukun, Senin (16/8/2021)
Gresik | www.radarjatim.co~Bertempat di Aula kantor Kecamatan Dukun, dalam upaya meningkatkan profesionalitas menjalankan fungsi dan tugas BPD, PBG Dukun mengadakan rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Ketua BPD se Kecamatan Dukun sebanyak 26 desa,
Camat Dukun Kabupaten Gresik, Fatah Hadi dan Kepala Seksi Pemerintahan, Abdurrahman, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Dukun, M.Ashari dan Ketua Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik, Suyanto didampingi Ketua PBG Dukun Abd Rosyid.
Abdurrahman Kasi pemerintahan yang familiar dipanggil Dus Dur ini menyampaikan pentingnya peningkatan sumber daya manusia dan profesionalitas anggota BPD karena SDM yang belum mumpuni selama ini ketika tidak ditingkatkan akan mempengarhui kinerja nya. “Sumber Daya Manusia BPD yang mumpuni dapat meningkatkan kualitas kinerja BPD” jelas Gus Dur.
Foto : Ketua Perkumpulan BPD Gresik , Suyanto, Ketua AKD Dukun, M Ashari, Kasipem Dukun, Abdurrahman bersama Pengurus PBG Se Kecantikan Dukun
Dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan peran BPD dalam membahas peraturan desa RAPBDes 2022, keaktifan BPD sangat diharapkan dalam memberikan evaluasi dan pembahasan dalam pembahasan tersebut, dan dalam RKPDes diharapkan benar-benar menyerap aspirasi masyarakat.
“Dari hasil pembahasan rancangan APBDes antara Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tersebut nanti Tim Kecamatan memberikan evaluasi apakah rancangan tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada atau tidak, setelah hasil evaluasi tersebut dikembalikan ke Desa untuk disahkan” jelas Gus Dur.
Abdurrahman juga menegaskan “Dalam upaya penanggulangan covid-19, BPD dimasing-masing desa masuk dalam struktur satgas covid-19 tingkat desa, sehingga peran aktif harus dimaksimalkan, baik dalam kegiatannya atau bentuk lainnya, lebih-lebih dalam pembahasan peraturan desa tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja desa (PAPBDes), kesemuanya membutuhkan sinergitas BPD dengan Kepala Desa” tegasnya.
Ada hal yang menarik dalam rapat koordinasi tersebut, Ketua AKD Kecamatan Dukun M. Ashari menyampaikan, menyambut baik atas terbentuknya Perkumpulan BPD ini dan berharap sinergitas BPD dan Kepala Desa dapat terwujud dalam membangun desa secara bersama-sama, karena membangun desa tidak bisa hanya dilakukan oleh kepala desa seorang diri, lebih lanjut Kepala Desa Gedong Gedokan ini berharap dalam menjalankan fungsi BPD terutama dalam mengawasi kinerja kepala desa hendaknya dilakukan secara professional tidak karena dua hal, yakni rasa benci dan rasa suka secara personal. “saya berharap BPD dalam mengawasi kinerja kepala desa tidak dilandasi dua rasa, yakni rasa benci dan rasa suka (like and dislike)” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati seluruh Ketua BPD se Kecamatan Dukun yang semula menjadi anggota organisasi lain, masuk keseluruhan menjadi pengurus dan anggota Perkumpulan BPD, dalam kesempatan tersebut,
Ketua Perkumpulan BPD Kecamatan Dukun Abd Rosyid mengajak kepada semua anggota untuk meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya dan bersama-sama berjuang dalam wadah Perkumpulan BPD hingga tidak terkesan hanya sebagai formalitas dan boneka yang dipajang di struktur Pemerintah Desa saja. Lebih lanjut ketua BPD Desa Imaan ini menegaskan komitmen untuk bersama-sama dalam bersinergi membangun desa bersama Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik. Sementara Samsul Huda ketua BPD Desa Sawo
Dalam rapat tersebut mengatakan, “sudah seharusnya kita sebagai anggota BPD ikut berjuang dari dalam pemerintahan desa dengan mensukseskan program bupati gus yani, apalagi perkumpulan BPD ini satu-satunya organisasi yang dikukuhkan oleh bupati”
Sementara Arlikan Ketua BPD Desa Madumulyorejo yang menjabat sebagai Sekretaris Perkumpulan BPD Kecamatan Dukun, mengatakan “dengan kita berorganisasi dalam perkumpulan BPD ini kita bisa bersama-sama meningkatkan pengetahuan dan kualitas masing-masing sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan desa”.
Ketua Umum Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik, Suyanto yang hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan, “BPD ini salah satu unsur pemerintahan desa, sehingga ikut bertanggung jawab terhadap gagal dan berhasilnya pembangunan di desa”,
Suyanto yang juga Ketua BPD Desa Jrebeng ini menyampaikan dalam Rapat Kerja Perkumpulan BPD Gresik (PBG) yang akan dilaksanakan bulan depan untuk menentukan arah langkah dalam perjuangan organisasi BPD, peningkatan kualitas dan kapasitas anggota BPD, atau tentang kesejahteraan anggota. “melalui raker PBG yang akan dilaksanakan bulan depan, kita rancang cara penguatan internal BPD, peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kualitas anggota, dengan anggota yang kualitas kita akan berdaya dan mampu berkarya dan memberikan pengabdian terbaik bagi desa masing-masing” tegasnya.
(Red)






