Cuaca Ekstrem, BPBD Situbondo Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Foto: Longsor terjadi di Sejumlah Desa di Situbondo

Situbondo || radarjatim.co~Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto mengimbau kepada masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana longsor dan banjir.

Kata Sruwi, intensitas hujan tinggi cenderung terjadi menjelang petang hingga malam. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda Sidoarjo, bahwa wilayah Jawa Timur waspada cuaca ekstrem terhitung 25 Februari hingga 3 Maret 2023.

Baca Juga :  Sungai Lamong Kembali Meluap, Rendam 6 Desa di Kecamatan Benjeng, Warga Dihimbau Tetap Waspada

Hujan lebat hampir setiap hari terjadi di Situbondo. Dan pada Selasa, 28 Februari 2023, hujan lebat yang terjadi sejak pukul 7 petang hingga pukul 11 malam Wib, mengakibatkan aliran sungai meluap dan membajiri rumah warga. Setidaknya ada 613 rumah warga yang terdampak banjir.

Baca Juga :  Pengoplosan Gas Bersubsidi Rugikan Masyarakat, LaNyalla Minta Pengawasan Diperketat

Ratusan rumah warga terdampak banjir tersebar di empat desa yakni Desa Klatakan Kecamatan Kendit, Desa Kalimas dan Besuki Kecamatan Besuki, dan Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Baca Juga :  Pengeboran Migas Tidak Sebabkan Gempa Baru, Namun Dapat Memicu Pergeseran Patahan yang Sudah Aktif

Banjir juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur, di antaranya jembatan limpas, bronjong dan tangkis sungai yang ambrol di Desa Wringinanom dan Desa Patemon Kecamatan Jatibanteng. Taksiran kerugian sementara mencapai hampir Rp.2 miliar.

(Red)