SAMPANG || radarjatim.co – Pembangunan proyek irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) 2023 di Dusun Banbaban Desa Astapah Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Jawa-timur diduga sarat penyimpangan.
Pasalnya pantauan media ini dilokasi, proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini, selain tidak dilengkapi dengan Papan Informasi / Plank atau prasasti, kondisi pembangunan proyek tersebut mulai mengalami keretakan pada tembok permukaan hingga ke-bagian lantai.
Hal ini menguatkan dugaan, bahwa pihak pelaksana melakukan penyelewengan anggaran dengan lebih mengutamakan keuntungan pribadi dari pada kualitas dan asas manfaat, sehingga teknik pengerjaan serta kualitas bahan campuran (Mortar) dan batu yang digunakan diduga berkualitas rendah serta tidak sesuai dengan standar Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Atas hal tersebut, salah seorang warga setempat Inisial (IS) membenarkan. Kepada media ini ia mengatakan, bahwa proyek tersebut baru rampung dikerjakan. Namun sayang kata dia, di sejumlah titik sudah mulai retak.
“Setahu saya ini proyek HIPPA punya pak Kades mas, ini baru selesai dikerjakan, ” Ungkapnya
“Namun seperti yang sampean lihat itu, sangat disayangkan dibeberapa bagian tembok permukaan hingga bagian lantai sudah mulai retak mas, “Sambungnya
Lebih lanjut IS meminta kepada pemerintah atau dinas terkait, agar segera turun ke lokasi guna memastikan kualitas dan asas manfaat dari hasil pekerjaan pembagunan proyek tersebut,
“Maka dari itu, saya berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait, agar segera turun ke lokasi untuk memastikan kualitas dan asas manfaat dari pekerjaan proyek ini, “pungkasnya
Sementara diketahui selaku pelaksana dari proyek tersebut, Kepala Desa setempat (Shohib) belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi dari media ini Minggu 09/07/2023 hingga berita ini dimuat.
(Korwil Mdr)






