Gresik || Radarjatim.co – Prahara Desa Tebaloan kecamatan Duduksampeyan kabupaten Gresik tak kunjung usai, setelah ramai diberitakan persoalan anggaran dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Kabupaten Gresik yang dinilai mangkrak bahkan belum dikerjakan awal tahun silam.
Kini tim investigasi media Radarjatim.co kembali menemukan kejanggalan di lapangan mengenai pembangunan jalan rabat beton senilai Rp. 154.000.000,- bersumber dana BK tahun 2024 Kabupaten Gresik.
Dimana tertera papan anggaran/PAGU berbunyi :
Jenis Kegiatan: Rabat Beton Jalan Lingkungan
Volune : P 110,5 X L 3.5 X T 0,2 M
Lokasi :Jalan Dam Desa Tebaloan Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik
Sumber dana : Bantuan Keuangan tahun 2024
Pelaksana : TPK Desa Tebaloan
Namun dilapangan kami menemukan jika Lebar tidak kencapai 3.5 Meter yaitu hanya sekitar +- 2.25 Meter.
Berdasarkan keterangan warga sekitar mengatakan jika proyek tersebut baru selesai dibangun sekitar pertengahan bulan puasa (Bulan Maret), yang lebih mencengangkan jika proyek tersebut juga diborongkan meskipun masih warga sekitar berinisial Y (Bukan Perangkat Desa).
Kita mencoba konfirmasi ke Kepala Desa Tebaloan Andik, namun tak mendapatkan respon baik bahkan terkesan dihiraukan dan menghindar, timbul pertanyaan besar, carut marut anggaran Desa Tebaloan yang seakan berlarut-larut.
Dengan bungkamnya Kepala Desa Tebaloan seakan tidak membantah adanya pemberitaan, kami meminta agar pihak berwenang segera melakukan tindakan lebih lanjut atas dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.
(Biro/Rois)






