Pelantikan Pengurus DPD PJI-DEMOKRASI Jatim Di Gedung Wisma Remaja Surabaya

Surabaya,Radar Jatim.Co-Pengurus DPD PJI-Demokrasi (Dewan Perwakilan Daerah Perkumpulan Junalistik Indonesia-Demokrasi) Jawa Timur (Jatim) masa bakti 2020-2024 sudah dilantik dan dikukuhkan secara sah. Acara tersebut digelar, Rabu (2/12/2020) di Gedung Wisma Remaja, Dukuh Kupang, Surabaya.

Dihadiri oleh Pengurus dan awak Media lain. Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Masyuni Talau mengesahkan
STRUKTURAL PENGURUS DPP JATIM PJI DEMOKRASI
PENASEHAT
1. Kusworo
2. Sutikno
3. Santo rejo
4. Roy Mahieu
KETUA DPP
1. Achmad Anugerah ( Rakyat Demokrasi)
WAKIL KETUA DPP
1. hengky ( Fajar Nusantara)
2. Andre ( Rakyat Demokrasi org )
SEKRETARIS
1. Herman firmansyah ( Lingkaran.Net )
WAKIL SEKRETARIS
BENDAHARA
1. Satna Kanti K ( Lingkaran.Net )
WAKIL BENDAHARA
1. munawar ( Lingkaran.Net )
BIDANG ADVOKASI
1. Kukuh Priyo Prayitno
2. Irsadul Libat
BIDANG OLARAGA,KESENIAN,BUDAYA
1. Joko Priyadi ( Rakyat Demokrasi )
2. Dedy Irawan ( Harian Merdeka Pos )
BIDANG ORGANISASI KEANGGOTAAN
1. viprianto harsuadi ( Kaki Rakyat )
BIDANG KESEJAHTERAAN PENGABDIAN
1. Samsudin ( Target News)
BIDANG PENGEMBANGAN PROFESI
2. Effendy ( Fajar News Nusantara)
dengan tema ” Konteks Kebersamaan Pers Nasional Dalam Membangun Persatuan dan Kesatuan Bangsa “.
Satna K didapuk menjadi Bendahara menuturkan ” kita adalah wujud nyata elemen perekat anak bangsa selayaknya saling mendukung mewujudkan kebersamaan Persatuan Kesatuan negeri khususnya insan pers sebagai salah satu kontrol sosial penyambung lidah aspirasi masyarakat melalui pemberitaan yang aktual obyektif transparan bentuk kebebasan berdemokrasi “.
Ditambahkan Firman Sekretaris “Alhamdulillah acara pelantikan DPD PJI-DEMOKRASI JATIM berjalan lancar,saya berharap ini merupakan awal baik dalam pengembangan organisasi Pers dengan konteks kebersamaan dalam membangun Persatuan Kesatuan Bangsa tertuang dalam Visi Misi PJI DEMOKRASI”.

Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Pengurus DPD PJI DEMOKRASI JATIM Setelah dilantik
Acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD PJI-Demokrasi berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun,” ujar Achmad Anugrah yang baru terlantik sebagai Ketua DPD PJI – Demokrasi ini.

Dalam sambutannya, Achmad Anugrah menyatakan, bahwa Organisasi Jurnalistik yang baru dikukuhkan ini, sudah mempunyai program-program yang akan di laksanakan kedepannya. “Setelah agenda pelantikan pengurus ini, Kita tidak berhenti disini saja, masih banyak program ke depannya yang sudah dipersiapkan,” papar Achmad Garad panggilan akrabnya.

Lebih lanjut Achmad menyatakan, kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya ini bertujuan mempersatukan dan menjaga profesionalisme kinerja jurnalis. “Ya itu, program nya nanti mampu menjaga profesionalisme jurnalis yang bekerja dilapangan, dengan meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia nya, itu yang paling utama,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPP PJI-Demokrasi, M. Mayusni Talau menjelaskan, ingin menampung aspirasi para jurnalistik yang bekerja di media yang berkapital skala kecil. “Tujuannya agar bisa menampung suara-suara dari media skala kecil aga dapat perhatian,” ujarnya.

Gatot selaku Pimpinan Redaksi Media siber, Panji Nasional.com mengungkapkan, bila organisasi DPD PJI-Demokrasi ini agar bisa melaksanakan sesuai dengan amanahnya sebagai lembaga yang dapat mengayomi para jurnalistik.

“Segala sesuatu yang terjadi pada para wartawan yang bekerja dilapangan, jika mengalami kendala saat peliputan berita baik itu dengan birokrasi ataupun dengan kepolisian, lembaga ini mampu membantunya,” Ungkapnya.

Selain itu, masih Gatot, untuk segala kegiatan yang dilakukan organisasi ini dengan melibatkan pihak wartawan lainnya, agar dipermudah kebutuhan adminitrasinya. “Kami berharap dalam kegiatan yang melibatkan wartawan lain, untuk biaya nya terjangkau sebab pendapatan wartawan tidak menentu,” imbuhnya.

Setali tiga uang, konsultan hukum, Nata Saeha Saputra SH mengatakan, bahwa profesi wartawan sangat rawan dengan hukum. Sebab, segala bentuk tulisan harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Profesi wartawan itu riskan, jika penulisan beritanya tidak sesuai dengan kode etik bisa bersentuhan dengan hukum, tapi masih bisa diselesaikan sesuai mekanismenya,”ujarnya.

Namun yang perlu diperhatikan, lanjutnya, selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum yang ingin menjebak idealisme jiwa wartawan tersebut. “Hati-hati terhadap oknum yang di beritakan dengan ingin menjebak memberikan sesuatu, agar wartawan itu bisa di tangkap dengan unsur pemerasan, ” tandas Nata.
Masih diwaktu yang sama Mice Manager Hotel Grand Mirama Surabaya Diane Laurentia menuturkan saya sangat senang dan menyambut baik atas dikukuhkan PJI Demokrasi Karena sebagai salah satu mitra dalam penyampaian berita yang saling membantu kerjasama sama yang baik bagi kita semua, Pungkasnya. ( Hari )