Siidoarjo |` radar jatim.co— Seorang mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yaitu Jihan Adelia Asyfani, turut berperan aktif dalam kegiatan bank sampah yang rutin dilaksanakan pada setiap hari Minggu pagi di Perumahan Pesona Permata Ungu (PPU), RT 01 RW 06, Desa Tempel, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Bank sampah di wilayah tersebut berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah anorganik seperti buku bekas, botol plastik, kardus, dan berbagai barang bekas lainnya. Warga PPU, khususnya di RT 01 RW 06 menyetorkan sampah di bank sampah, kemudian sampah tersebut dipilah yang selanjutnya, seluruh sampah yang telah terkumpul dijual ke pengepul sesuai jenis dan nilai jualnya.
Hasil penjualan dari sampah tersebut disalurkan kembali kepada penyetor dalam bentuk kas pribadi, sehingga kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, namun juga dapat memberikan manfaat ekonomi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli pada pengelolaan sampah
Sumber : Dokumen pribadi
Menurut Jihan Adelia Asyfani, mahasiswa UPN yang aktif mengikuti kegiatan bank sampah, aksi sederhana seperti memilah dan menyetorkan sampah merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap lingkungan. “Bagi saya, kegiatan bank sampah bukan hanya soal mengumpulkan barang bekas. Hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang juga menjadi bagian dari bela negara. Menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.
Dosen pada Mata Kuliah Bela Negara, Dra. Sri Wibawani, M, Si, menilai keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan lingkungan merupakan bentuk implementasi dari nilai bela negara yaitu nilai cinta tanah air. Beliau menjelaskan bahwa bela negara tidak selalu identik dengan kegiatan militer. “Bela negara dapat dilakukan melalui aksi nyata yang memperkuat ketahanan lingkungan dan sosial. Bank sampah merupakan contoh bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi pada kelestarian alam serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya
Dr. Eunike Rose Mita Lukiani, S.Pd, M.Pd, menambahkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosial seperti bank sampah mencerminkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian, tiga nilai penting dalam bela negara. “Ketika mahasiswa turun langsung ke masyarakat dan membantu mengurangi masalah sampah, mereka sedang ikut memperkuat ketahanan ekologis Indonesia. Hal ini sangat selaras dengan nilai bela negara yang menekankan peran setiap warga dalam menjaga keberlangsungan negara,” jelasnya.
Melalui kegiatan bank sampah ini, tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa seperti Jihan menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengimplementasikan bela negara melalui tindakan baik yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.






