Gresik { radarjatim.co ~ Untuk menuju perubahan Gresik Baru, Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani gelar mutasi jabatan di Pemerintahan Kabupaten Gresik secara besar – besaran, hampir 473 Pejabat ASN termasuk yang berada di Pulau Bawean.
Acara Pamit Kenal dilaksanakan di pendopo kecamatan Sangkapura dengan dihadiri oleh seluruh Kepala Desa Se – kecamatan Sangkapura beserta isterinya, Staf Kecamatan Sangkapura, Kapolsek Sangkapura, Danramil 0817/17 Sangkapura, Tokoh Masyarakat, Kepala Instansi, Ketua MUI Sangkapura dan Perwakilan dari Bank Jatim Cabang Bawean.
Hamim, S. Sos, MM, ynag sebelumnya menjabat Camat Sangkapura, kini menduduki jabatan menjadi Kabag Kesra di Pemkab Gresik, menuturkan bahwa selama 2 Tahun kurang 3 bulan 5 hari menjabat Camat di Sangkapura, untuk melakukan tatanan birokrasi yang mulus banyak mengalami hambatan terkait dengan adanya pandemi Covid 19 yang terjadi, hal ini yang membuat tidak nyaman karena pelayanan cuma bisa dilakukan dengan Daring.
Hamim, menambahkan bahwa di masa periodenya yang singkat ini yang membuat terharu adanya kekompakan dari seluruh Kepala Desa dalam masa pandemi Covid 19 itu sendiri, dalam pemutasian adalah hal yang wajar dalam birokrasi untuk Perubahan menuju Gresik yang Baru. Ucapan rasa terima kasih atas kerjasama terhadap semuanya yang sudah membantu selama 2 tahun di masa jabatannya, tegasnya Hamim.
Sedangkan M. Syamsul Arifin, S. Sos, MM., Ditunjuk Bupati Gresik menduduki jabatan sebagai Camat Sangkapura, dirinya menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya menjadi camat di kecamatan Sangkapura, berharap adanya kerjasama dan kekompakan dari semua yang ada untuk tugas dan tanggungjawab yang diemban.
Arifin sapaan akrabnya Camat Sangkapura, menambahkan bahwa sekitar tanggal 7 September 2021 akan kedatangan lagi tamu dari Koarmada II TNI AL dalam rangka Vaksinasi Ke II yang rencana tanggal 8 sampai 9 September 2021 dilaksanakan di Pulau Bawean.
R. Abdul Aziz selaku Tokoh Masyarakat menambahkan bahwa mutasi rolling jabatan dalam pemerintahan kabupaten Gresik adalah satu hal yang normal saja dilakukan, bagi seorang ASN esensi pengabdian bagi bangsa dan negara adalah memberikan layanan terbaik supaya warga masyarakat dapat menyerap kebijakan utuh dengan kebahagiaan.
Dalam masa kepemimpinan camat lama yang kurang dari 2 tahun, sejak bulan Maret 2020 sudah terjadi pandemi Covid 19, sudah belum tentu bekerja tidak seperti biasanya, harus menyensing lengan dan maksimal memeras otak untuk menyikapi situasi ini untuk tetap mensejahterakan masyarakat, tegasnya Abdul Aziz, Jum’at ( 3/9/2021 )
Sufairi ~ Rjned






