Menjaga Integritas Pemilu: Sinergi FH UMM dan Bawaslu Kota Batu Berantas APK Melanggar Aturan

RADARJATIM.CO. ~ Kota Batu, 1 Juli 2024 – Dalam rangka menjaga kelancaran dan integritas Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu mengambil langkah tegas untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kampanye politik berlangsung sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan menciptakan atmosfer pemilu yang adil dan bermartabat.

Penertiban APK Melanggar Aturan
Bawaslu Kota Batu telah melakukan dua kali penertiban APK yang tidak mematuhi ketentuan. Pada penertiban pertama pada 15 Desember 2023, ditemukan sebanyak 307 APK yang melanggar aturan, sedangkan pada penertiban kedua pada 16 Januari 2024, jumlahnya meningkat menjadi 580 APK yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada.

Pelanggaran yang ditemukan mayoritas terkait dengan pemasangan APK di lokasi yang tidak diizinkan, seperti pohon, tiang listrik, tiang telepon, dan fasilitas umum lainnya. Hal ini jelas melanggar Peraturan Walikota dan peraturan daerah setempat yang mengatur tempat-tempat yang dilarang untuk pemasangan APK.

Baca Juga :  MAHASISWA UNIB INISIASI AKTIFKAN KEGIATAN ANAK RANTING NU

Peran Mahasiswa Magang Universitas Muhammadiyah Malang
Menariknya, dalam mendukung operasi penertiban APK, Bawaslu Kota Batu juga melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Keterlibatan mereka di lapangan membantu dalam pengawasan dan dokumentasi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.

Laboratorium Hukum FH UMM: Sinergi Keilmuan Hukum Praktis
Laboratorium Hukum Fakultas Hukum UMM berperan penting dalam memfasilitasi magang mahasiswa di Bawaslu Kota Batu. Melalui program magang ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu hukum yang telah mereka pelajari di ruang kelas dalam konteks dunia nyata, khususnya dalam proses penegakan hukum pemilu.

Baca Juga :  Lockdown.!! Kantor Pajak Dinoyo Surabaya

Kegiatan dan Kasus yang Ditangani
Selama magang, mahasiswa FH UMM terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti:
1. Melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pemasangan APK di berbagai wilayah Kota Batu.
2. Mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan, termasuk lokasi, jenis APK, dan pihak yang memasang.
3. Membantu Bawaslu dalam proses penegakan hukum, seperti membuat laporan dan menghadiri sidang.

Melalui magang ini, Mahasiswa FH UMM mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dan menerapkan hukum pemilu di lapangan. Mereka juga belajar bagaimana bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas pemilu.

Magang di Bawaslu Kota Batu memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa FH UMM. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu tentang hukum pemilu, tetapi juga pengalaman langsung dalam penerapannya di lapangan.

Baca Juga :  Cafe dan Warung di Sidoarjo Cuek dengan Aturan PPKM Mikro

Melalui program magang ini, Mahasiswa FH UMM belajar bagaimana melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pemasangan APK, mendokumentasikan pelanggaran, dan membantu proses penegakan hukum. Mereka juga belajar bagaimana bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas pemilu.

Pengalaman magang ini diharapkan dapat membekali Mahasiswa FH UMM dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk menjadi praktisi hukum yang kompeten dan berintegritas di masa depan.

Sinergi antara Bawaslu Kota Batu dan FH UMM patut diapresiasi sebagai contoh nyata kolaborasi antara institusi penyelenggara pemilu dan perguruan tinggi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Tim Penulis : Chilman Nafis, Aldi Wibisono, Haddad Alfarisi, Pandu Arya Winanda