KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Tim SAR Gelar Operasi Penyelamatan Ratusan Penumpang

SUMENEP || RADARJATIM.CO ~ Kebakaran hebat melanda KMP Mutiara Santosa 2 yang melayani pelayaran rute Surabaya–Makassar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). Peristiwa tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran terhadap sekitar 250 penumpang dan awak kapal yang berada di atas kapal saat insiden terjadi.

Kobaran api yang membakar sebagian besar badan kapal disertai kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari kejauhan. Situasi mencekam membuat para penumpang berkumpul di anjungan dan haluan kapal sambil menunggu bantuan datang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya menerima laporan darurat dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Selang satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) mengonfirmasi bahwa KMP Mutiara Santosa 2 mengalami kebakaran ketika tengah berlayar menuju Makassar.

Baca Juga :  Ajang Silaturahmi Kampung Kepatihan Kelurahan Kebungson RT 02 RW 02 Kec Gresik Ikut Ramaikan Momen HUT RI ke-79

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengungkapkan berdasarkan informasi awal dari pihak perusahaan, kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di wilayah perairan utara Madura.

“Setelah menyampaikan laporan kejadian, nahkoda kapal tidak lagi dapat dihubungi,” ujar Nanang, Minggu (2/8/2026).

Merespons laporan tersebut, Basarnas Surabaya langsung mengoordinasikan operasi penyelamatan bersama Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, serta sejumlah instansi maritim lainnya untuk memastikan posisi kapal sekaligus mempercepat evakuasi.

Dari hasil komunikasi dengan Kapal Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB, diketahui posisi KMP Mutiara Santosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Saat itu, sebagian besar badan kapal dilaporkan telah terbakar, sementara para penumpang bertahan di area yang masih aman.

Baca Juga :  Elektabilitas Calon Gubernur Jateng Ahmad Lutfi Melesat Jauh

Karena membawa muatan yang mudah terbakar, Kapal Meratus Project 3 tidak dapat mendekati lokasi. Proses evakuasi kemudian diambil alih oleh kapal tunda TB Hasnur 26 yang berhasil merapat ke kapal yang terbakar.

Evakuasi mulai dilakukan sekitar pukul 09.59 WIB. Dalam kepanikan, sejumlah penumpang nekat melompat ke laut untuk menghindari kobaran api. Mereka kemudian berhasil diselamatkan oleh TB Hasnur 26 bersama Kapal British Mentor. Sedikitnya empat kapal dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan di lokasi kejadian.

Basarnas Surabaya juga mengirimkan KN SAR 249 Permadi menuju titik kejadian, sementara Pos SAR Sumenep mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 guna memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan.

“KN SAR 249 Permadi telah diberangkatkan menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam. Seluruh unsur SAR terus bergerak agar proses pencarian dan evakuasi dapat berlangsung secara optimal,” tambah Nanang.

Baca Juga :  Safari Poltitik,Gus Hans Kunjungi Tokoh Dan Ulama Di Kota Madiun

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Surabaya, KN SAR 249 Permadi, Pos SAR Sumenep, Syahbandar Tanjung Perak, Vessel Traffic Service (VTS) Surabaya, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, hingga kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi seperti Meratus Project 3, TB Hasnur 26, dan British Mentor.

Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih terus berlangsung. Basarnas bersama seluruh unsur terkait masih memprioritaskan penyelamatan korban, sementara penyebab kebakaran dan data resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

 

(Red)