SOSIAL  

KETUA PEMBINA YAYASAN SAHABAT HARMONI KUNJUNGI KAMPUNG SDGs

Jember | RADARJAATIM.CO ~ Prof. Babun Suharto yg bersama istri setelah dari acara walimah sahabatnya di dekat sekretariat PPKSI (Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia) bersilaturrahim dengan Ketua Pembina PPKSI, HM.Misbahus Salam

Prof. Babun Suharto yang sudah selesai mengemban amanah Rektor UINKHAS Jember, Kampus yang awalnya STAIN, IAIN dan kini menjadi UINKHAS dengan perkembangan yang sangat pesat berkat kepemimpinan Prof. Babun, ternyata Prof. Babun terus berkhidmat pada Bangsa dan Negara dengan mendirikan Yayasan *Sahabat Harmoni Indonesia* bersama sembilan tokoh
yang tersebar di kepulauan Indonesia seperti Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si (Jawa Barat) Prof. Dr. Mudofir, MA dan Prof. Dr. Mudakir, MA (Jawa Tengah) , Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA (Banten) , Prof. Dr. Rukmina Gonibala, M.Ps (SulawesiUtara ), Prof. Dr. Ibrahim Siregar, MA (Sumatera Utara) , Prof. Dr. Muhammad Ilyasin, M.Pd (Kalimantan) Prof. Dr. Idrus Al Hamid, M.Si (Papua) dan Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE. MM (Jawa Tinur).

Cikal bakal didirikan Yayasan Sahabat Harmoni Indonesia adanyà pertemuan di Pondok Pesantren Pendawa Parung Bagor yang juga dihadiri oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama periode 2014-2019 ; Dr. H. Imam Syafii selaku pengasuh Pondok Pesantren dan Prof Dr. H. Ibnu Ilmi, MH Guru Besar IAIN Palangkaraya. Yayasan Sahabat Harmoni Indonesia ini akan bergerak dalam tiga hal ; Keagamaan, Sosial dan Kemanusiaan.

Baca Juga :  Silaturahmi Kapolda Jatim Dengan Media Untuk Pemilu Damai

Pada saat silaturrahim dengan Ketua Pembina PPKSI , Prof . Babun menyampaikan bahwa Yayasan ini ingin memberi kontribusi pemikiran dan program pada Bangsa dan Negara, dengan melakukan sinergi, kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki tujuan yang sama.

Baca Juga :  Bersinergi Berikan Pelayanan dan Pengamanan di Pos Pam Lebaran

HM. Misbahus Salam merespon positif terhadap pendirian Yayasan Sahabat Harmoni Indonesia ini, apalagi yang menjadi pengurus kalangan berilmu dan memilki ghirah perjuangan Civil Society. Karena kalau kalangan akademisi ini semua sibuk pada politik kekuasaan, lalu siapa yang konsentrasi pada gerakan keummatan ? .

Pertemuan Prof. Babun Suharto dan HM. Misbahus Salam diakhiri dengan penyerahan Buku Fikih SDGs dan Pesantren SDGs , Peran dan Kontribusi Pesantren dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan . (HMS).