MADIUN||Radarjatim.co~ Proses pencarian korban kecelakaan laut kapal tenggelam yang menimpa warga Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, membuahkan hasil. Dari dua orang warga setempat yang dilaporkan hilang, kini satu korban telah berhasil ditemukan oleh Tim Basarnas. Tepat pada hari ini, Sabtu, 26 September 2026, jenazah korban dipulangkan dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.
Korban teridentifikasi bernama Taruno Hidayat, yang selama hidupnya dikenal sebagai kepala keluarga yang tangguh. Almarhum berpulang dengan meninggalkan seorang istri beserta 3 orang anak yang masih menempuh bangku sekolah.
Tepat pukul 10.56 WIB, ambulans yang membawa jenazah almarhum tiba di Kantor Kecamatan Kare. Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis histeris pihak keluarga, kerabat, serta para pelayat yang telah berkumpul sejak pagi untuk memberikan penghormatan terakhir. Selepas prosesi penyerahan di kantor kecamatan, jenazah langsung dibawa untuk disholatkan di Masjid Besar Baitul Muttaqin, kemudian diberangkatkan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seweru setempat.
Dalam prosesi penyerahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun hadir diwakili oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Madiun, Supriyadi, AP., M.Si., bersama Camat Kare, Susilo Agus Subagiyo, S.E., M.H. (Pak Agus). Kehadiran Kadinsos tersebut sekaligus untuk menyampaikan amanat serta titipan salam belasungkawa mendalam dari jajaran pimpinan daerah, yakni Bupati dan Wakil Bupati Madiun, yang berhalangan hadir secara langsung karena sedang melaksanakan tugas dinas luar kota ke Surabaya.
“Melalui kesempatan ini, kami dari jajaran pemerintah daerah menyampaikan pesan khusus dan salam belasungkawa dari Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Madiun. Beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga karena tidak bisa hadir langsung hari ini perihal adanya agenda dinas luar ke Surabaya yang tidak bisa ditinggalkan. Bapak Bupati menghaturkan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk keluarga almarhum Taruno Hidayat. Pesan beliau, semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian ini,” ungkap Kadinsos Kabupaten Madiun meneruskan arahan pimpinan daerah.
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial dan pihak kecamatan juga berkomitmen penuh untuk mengawal masa depan pendidikan anak-anak almarhum. Camat Kare menegaskan bahwa pihak pemerintah tengah bergerak cepat mengupayakan jaminan bantuan beasiswa sekolah bagi ketiga anak korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), SMAN 1, perguruan tinggi di Universitas Merdeka (Unmer).
“Alhamdulillah, selain mengupayakan hak bantuan dari Jasa Raharja dan santunan sosial lainnya, kami juga fokus memperjuangkan bantuan beasiswa pendidikan anak-anak almarhum. Saat ini, pengajuan dari pihak kampus Unmer sudah memberikan persetujuan (ACC), tinggal menunggu konfirmasi susulan dari instansi sekolah yang lainnya,” jelas Camat Kare, Pak Agus.
Prosesi pelepasan jenazah dari masjid menuju tempat peristirahatan terakhir di pemakaman umum Seweru berlangsung penuh khidmat, diiringi doa dan isolasi dari ratusan pelayat yang ikut mengantarkan almarhum ke liang lahat.
(Edi/Kabiro)






