Di Tengah Cuaca yang Kurang Mendukung, Petani TEMBAKAU Tetap Semangat dan Optimis

SAMPANG | radarjatim.co–Curah hujan yang tidak menentu ternyata tidak membuat para petani tembakau patah semangat dan pesimis,

Salah seorang petani bernama Bahrul (45) asal Desa Meteng kecamatan Omben Kabupaten Sampang, kepada awak media radarjatim.co Selasa (05/07/2022) mengaku tetap optimis, dan tetap semangat, untuk menanam bibit tembakau di tahun 2022 ini ,

“Iya mas kami tetap semangat dan Optimis untuk menanam bibit tembakau di tahu 2022 ini, meskipun cuaca masih kurang mendukung di awal bulan juli ini, dengan harapan mudah-mudahan dipertengahan bulan ini cuaca akan semakin membaik, “cetusnya

Baca Juga :  Indonesia Kalah 1-2 Lawan Irak, Garuda Muda Harus Melewati Playoff Untuk Mewujudkan Mimpi Lolos Ke Olimpiade Paris

Ia juga berharap pada saat panen nanti, akan ada kebijakan dari pemerintah agar perusahaan rokok bisa menyerap tembakau nasional secara optimal dan maksimal, agar para petani tembakau bisa menikmati hasil sesuai dengan harapan, artinya kalau harga jual rokok bisa terus melambung, masak daya jual tembakau mentah punya petani, hanya bisa jalan ditempat, “pungkasnya

Baca Juga :  Perahu Tambang Surabaya Terbalik, 12 Orang Selamat dan Satu Orang Hilang

Terpisah” seorang petani bernama Jamal (48) berharap dan berdoa semoga cuaca akan semakin membaik dimusim kemarau tahun ini,

“Selain ikhtiyar kami juga akan terus berdoa meminta kepada sang pencipta tentunya mas, supaya cuaca dimusim kemarau tahun ini akan membaik, karena tanaman jenis tembakau memang sangat edentik dan tergantung dengan faktor cuaca pada saat musim kemarau, yang artinya bila musim kemarau bagus, maka kualitas panen tembakau akan bagus, sehingga harga bisa sesuai dengan harapan para petani,”tuturnya

Baca Juga :  LAZISNU DAN INDOMARET MENYERAHKAN BANTUAN PROGRAM PEDULI PENDIDIKAN

Ia juga berharap semoga harga bisa menguntungkan para petani, dan hasil panen bisa diserap oleh pabrik rokok dengan optimal, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para petani,” tutupnya

Hingga berita ini diterbitkan musim kemarau belum stabil, curah hujan tidak menentu, untuk kawasan daerah Kabupaten Sampang dan sekitarnya.

(Lil)