Jakarta | Radarjatim – Aliansi Kebangsaan Indonesia (Askaindo) tengah berduka atas wafatnya Brigjen Pol Kukuh Kalis Susilo, S.I.K., salah satu Pembina sekaligus mentor di Divisi Intelijen Investigasi Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Askaindo.
Kepergian Brigjen Kukuh 3 hari yang lalu meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Askaindo, tetapi juga bagi mereka yang mengenalnya sebagai sosok inspiratif.
Ketua Umum Askaindo, H. Sunarto, HS, SE, ST., mengungkapkan, almarhum adalah pribadi yang penuh dedikasi dan kebijaksanaan.
“Banyak ilmu dan wawasan yang beliau bagikan kepada kami. Itu semua menjadi pedoman berharga dalam mengelola organisasi. Kehilangan beliau adalah pukulan berat bagi kami,” ujar Sunarto,Kamis (2/1/25).
Brigjen Kukuh dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan masukan strategis kepada Askaindo, baik dalam pengembangan organisasi maupun upaya pengawasan anggaran negara.
Meskipun waktu pertemuan langsung dengan para pengurus terbatas, almarhum sering berkomunikasi secara intens melalui telepon untuk memberikan arahan.
Beliau selalu menunjukkan kepedulian terhadap Askaindo. Setiap masukan yang diberikan sangat relevan dan bermanfaat. Kepribadiannya yang hangat membuatnya dekat dengan siapa saja,” kenang Tatok Amaruddin, Kepala Dewan Pertimbangan DPN Askaindo.
Peran Brigjen Kukuh dalam memberikan arahan strategis di Divisi Intelijen Investigasi membantu memperkuat misi Askaindo dalam pengawasan anggaran dan pembangunan di berbagai tingkat pemerintahan.
Beliau adalah mentor yang tak hanya mengajarkan soal kerja, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas dan kecintaan pada bangsa,” tambah Sunarto.
Doa dan harapan aeluruh keluarga besar Askaindo mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau dan menerima amal baiknya,” tutup Sunarto.
Pewarta : Nawan
Kord Liputan Nasional






