Perdana Bupati Madiun Resmi Membuka Program “Bakti Harmoni Bersahaja” di Desa Karangrejo

MADIUN || Radarjatim.co ~ Mengawali tahun 2026 dengan semangat pengabdian, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, secara resmi meluncurkan program unggulan “Bakti Harmoni Bersahaja”. Bertempat di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, pada Rabu (21/1/2026), program ini hadir sebagai manifestasi nyata keterbukaan pemerintah sekaligus upaya mempererat ikatan kekeluargaan antara pemimpin dan masyarakat.

 

Upacara peresmian berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Bupati Hari Wuryanto. Turut hadir mendampingi, Bapak wakil bupati,jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun serta Kapolres Madiun beserta jajaranya,yang menunjukkan sinergi lintas instansi dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Khofifah Indar Parawansa, Bupati Karna Suswandi,Ketua Muslimat NU Situbondo Hj Khoirani dan PWNU Jatim Hadiri Pelantikan PR dan PAR Muslimat NU

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa “Bakti Harmoni Bersahaja” bukan sekadar seremoni, melainkan jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Beliau berharap kehadiran jajaran pemerintah di tengah desa dapat memberikan solusi konkret atas berbagai persoalan lokal, khususnya bagi masyarakat Karangrejo.

Baca Juga :  Ketua Rabithah Alawiyah, Ustad Taufiq Assegaf, Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Bencana Banjir di Sumut dan Ajak Gelar Doa Bersama

“Melalui program ini, kita ingin mewujudkan tata kelola desa yang lebih maju, bersih, harmonis, dan bersahaja. Interaksi langsung adalah kunci agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujar Bupati.

Keceriaan menyertai penutupan upacara yang disambut dengan penampilan tarian tradisional khas setempat. Suasana semakin hangat saat Bupati membaur dengan warga melalui kegiatan olahraga bola voli bersama, menunjukkan sisi humanis kepemimpinan beliau.

Baca Juga :  Berhasil Amankan llegal Logging Senilai Rp. 240 Miliar di Pelabuhan Gresik, BPKP Berikan Apresiasi pada Satgas PKH

Rangkaian kegiatan di Desa Karangrejo ini dilanjutkan dengan sesi sarasehan pada malam hari. Forum diskusi tersebut diproyeksikan menjadi ruang dialog yang akrab antara pemerintah dan tokoh masyarakat guna merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan desa ke depan.

(Edi/ka biro)