Dugaan Penarikan Biaya Seragam Peserta Didik Baru SMAN 1 Magetan Capai Jutaan Rupiah, Wali Murid Desak Transparansi

 

MAGETAN || RADAR JATIM.CO – Muncul laporan yang masih berstatus dugaan mengenai penarikan biaya seragam bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Magetan, Kabupaten Magetan, yang memicu sorotan luas. Sejumlah wali murid mempertanyakan besaran nominal yang dinilai sangat tinggi serta mendesak adanya transparansi (keterbukaan) penuh dari pihak sekolah. Selasa (22/7/2026)

Baca Juga :  Lions Automotive Car Contest 2026 Hadir Sebagai Campus Car Contest Pertama di Surabaya

Berdasarkan informasi awal yang diterima dan belum terkonfirmasi secara resmi, biaya yang diduga diminta mencapai Rp2.675.000 untuk peserta didik putra dan Rp2.595.000 untuk peserta didik putri. Angka tersebut dinilai memberatkan dan memunculkan pertanyaan mendasar di kalangan masyarakat.

Wali murid mempertanyakan secara tegas landasan hukum penetapan harga, rincian lengkap jenis dan jumlah seragam yang diterima, mekanisme pengadaan barang, serta kesesuaian pelaksanaannya dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa setiap kebijakan terkait biaya di satuan pendidikan negeri wajib mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tidak membebani daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Sosialisasi Anti Korupsi oleh Mahasiswa UMM di SMK Islam Kepanjen: Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini

Pihak SMAN 1 Magetan diharapkan segera menyampaikan klarifikasi resmi secara terbuka guna mencegah berkembangnya spekulasi yang tidak berdasar. Masyarakat juga berharap Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Magetan maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur turut melakukan penelusuran apabila ditemukan indikasi pelanggaran, demi menjamin penyelenggaraan pendidikan yang adil dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Wasbang Dandim Gresik Kepada Siswa Siswi MAN 1 Gresik, Kuatkan Rasa Cinta Tanah Air Pada Generasi Muda

Perlu ditegaskan: Seluruh informasi di atas masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan maupun konfirmasi resmi dari pihak SMAN 1 Magetan. Media tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red)