4 Sajak Pilihan Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Soroti Masalah Korupsi di Indonesia

Jakarta |RASARJATIM.CO – Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak menurunkan empat sajak pilihan yang menyoroti masalah perkembangan kasus korupsi di Indonesia.

Sungguh miris dan memprihatinkan bahwa data terakhir (Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK) dana APBN sebesar Rp 80 triliun telah ‘dikorupsikan’ dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini.

“Semoga usai Pemilu 14 Februari 2024 dan harapan besar kepada Presiden Terpilih Indonesia tahun 2024-2029 kasus korupsi-yang telah membuat sengsara rakyat banyak- dapat dituntaskan dan dikikis sampai ke akar-akarnya,” ujar Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak di Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Sehingga kelak- dalam masa depan negara khatulistiwa- Indonesia dapat merdeka dan bebas dari perbuatan jahat suap dan korupsi.

“Koruptor memang harus ‘dimiskinkan’, dijatuhkan sanksi sosial yang keras. Semoga,” pungkasnya.

Sajak Pulo Lasman Simanjuntak: KORUPSI DI BUMI MAYA

korupsi merajarela di bumi maya

tetapi aku melihat di dunia nyata : Indonesia raya !

meratap di tembok penjara

membongkar kepelesiran

dengan busana kematian

dari benua nusantara terpecah belah

kulihat sang nyonya memakai tas merek hermes

seharga enam ratus juta rupiah

sedangkan tuanku berseliweran di jalan raya

dengan mobil terbang seharga seratus miliar rupiah

sementara aku hanya membawa tas lap top sungguh memalukan sudah terjual menyebalkan di toko kelontong pinggir jalan untuk membeli sekarung beras dan makanan vegetarian

mobilku sendiri bermesin diesel tua kadangkala cemas berseliweran di jalan tol dalam kota yang aspalnya berlobang terkikis korupsi berlapis kue pukis korupsi di bumi maya tetapi aku melihat di dunia nyata tadi malam kembali menyaksikan sang nyonya berwajah permaisuri atalya berpose di kabin pesawat jet mewah persis ketika aku wawancara ratu imelda marcos sedang memamerkan ribuan sepatu sinterklas terbuat dari lapisan emas tak berkarat dimakan ngengat korupsi di bumi maya tetapi aku melihat di dunia nyata tuanku makin rakus menelan arloji berhala

Baca Juga :  Edukasi Pencemaran Air, WCD Adakan Sayembara Ubah Sampah Jadi Seni

sungguh korupsinya makin menggila dimakan lahap empat puluh enam rekening senilai lima ratus lima puluh miliar rupiah yang tersumbat di saluran air kotor berbau paling busuk bahkan ditemukan lagi tiga puluh tujuh miliar rupiah disembunyikan malu-malu dalam safe depisot box bank milik negara tanpa mengenakan kacamata berlian merah

korupsi di bumi maya tetapi aku melihat di dunia nyata pesta pora sodom gomora suap menyuap sogok menyogok menari-nari satu irama jelang penutupan sejarah dunia

Jakarta, 2023/,2024

 

KORUPSI DI MEJA BAAL

 

aku melihat kesedihan

ratusan wajah ketamakan

dipersembahkan di mezbah baal

dibakar mata uang triliunan rupiah

 

padahal kemiskinan dan kelaparan terus

berhamburan di pinggir jalan

persis orang-orang yang tak

setia membayar pajak tahunan

sambil menari-nari liar

masih di mezbah baal

disantap sembilan naga

penguasa dan pengusaha

rakus menghisap darah segar

aset kemewahan dan kepelesiran

dipamerkan

untuk anak-anak generasi mendatang

tak kunjung

berpantangan

Baca Juga :  Edukasi Pencemaran Air, WCD Adakan Sayembara Ubah Sampah Jadi Seni

suguhan makanan haram

aku juga melihat kecemasan

ribuan wajah putus asa

dililit kenaikan harga pangan

diikat utang piutang

bunga bank berkilauan

masa depan hanya ada

di pintu gua kematian

sampai kapan korupsi di meja baal akan berhenti ?

tanya puisiku yang membentur

kaki para kapitalis

tangan para oligarki

entahlah,

aku ingin terus menyelesaikan puisi biadab ini

sampai semua dapat diselesaikan

tanpa sogokan di pengadilan akhir zaman

Jakarta, 2023/2024

 

KAPAL INDUK OLENG

 

mendengar berita

Republik Indonesia jaya ke-78 tahun

merah putih berkibar ria

di samudera raya tak ada keluh kesah

seribu kapal berlayar untuk nusantara

 

hari ini,

kembali mendengar berita Republik Indonesia jaya ke-78 tahun

ratusan juta kepala keluarga

masih terjebak krisis pangan apa adanya

kurang gizi bukti nyata

 

juga krisis energi mendunia

sampai lima benua antartika

haruskah menanam gandum di lahan pekarangan rumah ?

 

hari esok

kembali mendengar berita Republik Indonesia jaya ke-78 tahun

membangun jalan tol, kereta api terbang tanpa utang

kuburan untuk orang-orang

tak punya pengharapan

kemiskinan yang juga tak kunjung

sampai ke pelabuhan

 

Jakarta, 2023/2024

 

PEMBURU MATA PISAU

 

pemburu mata pisau

kibarkan bendera maut

untuk kejar serombongan pewarta

menembus cuaca belerang

 

bertabrakan di jalan bebas hambatan

paling terpanjang

ada warna-warni kehidupan

 

pemburu mata pisau

telah kirim pesan mengerikan

di udara bersekutu roh-roh jahat

aku langsung terperosok

Baca Juga :  Edukasi Pencemaran Air, WCD Adakan Sayembara Ubah Sampah Jadi Seni

harus mencicil kredit bank

kering kerontang

 

bahkan tak mampu lagi

menimbun mata uang

menjelma jadi utang negara

telah mencapai ribuan

trilliun rupiah

 

kemiskinan bocah-bocah liar

di bawah matahari

tangannya berbuah kelaparan

putus mengunyah bangku sekolah

 

aku sendiri tak mau korupsi

terlibat suap menyuap

masa depan kesesakan

di negeri telapak kaki

orang-orang berteriak brutal

krisis pangan di depan awan

 

pemburu mata pisau itu

hanya terdiam

menghilang di tikungan jalan

entah apa lagi

ancaman dikumandangkan

menghirup bunga sore kekeringan

pasrah

dan berserah

Penyair dan Sastrawan Pulo.Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961.Menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP-IISIP Jakarta).Karya puisinya berjudul IBUNDA dimuat pertama.kali di Harian Umum KOMPAS pada bln Juli 1977.Kemudian berturut-turut karya puisinya dimuat di.25 media cetak (koran harian, suratkabar mingguan, dan majalah umum), serta dalam dua tahun terakhir ini karya puisinya juga telah dipublish (tayang) di 153 media online (website) di Indonesia Malaysia, Bangladesh, dan India.

Telah menerbitkan 7 buku antologi puisi tunggal dan 27 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.

Saat ini sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP) dan anggota sejumlah komunitas sastra.Beberapa kali diundang membaca puisi di Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM).

Bekerja sebagai wartawan, bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kontak person : 08561827332 (WA).Email : pulo_lasman@yahoo.com.