Jombang || RadarJatim.co | Suasana Kota Jombang mendadak meriah dan penuh warna pada pelaksanaan Kirab Budaya Perkumpulan Kesenian Jaranan Jombang (PKJJ) yang digelar hari ini, 09:00 Minggu 07/12/2025). Ratusan seniman jaranan dari berbagai paguyuban tampil memukau membawa kostum dan atribut budaya tradisional yang berhasil menyita perhatian masyarakat.
Kirab resmi dilepas oleh Bupati Jombang, H. Warsubi, S.H., M.Si., didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Jombang, dari area belakang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang) menuju Sentra Kuliner Kabupaten Jombang sebagai titik akhir rangkaian kegiatan. Sejak prosesi pemberangkatan, masyarakat tampak antusias memadati sepanjang rute yang dilalui iring-iringan kesenian tersebut.
Barisan utama kirab dipimpin oleh pembawa banner bertuliskan “Kirab Budaya – Perkumpulan Kesenian Jaranan Jombang (P.K.J.J)”, dengan daftar paguyuban jaranan yang berpartisipasi, antara lain:
Reog Suryo Wijoyo
Turonggo Seto Wahyu Sejati
Suko Budoyo
Turonggo Joss
Putro Rogo Samudra
Cetar Seni Budoyo
Marco Mulyo Sejati
Turonggo Budoyo Sejati
Putro Secoro
Angga Saputro
Turonggo Satrio Sejati
New Taruno Joyo Mudho
New Satrio Wibowo
Kebo Landoh
Grandong Crew
Antusiasme Warga Tinggi.
Warga tampak memenuhi jalur kirab sembari mengabadikan momen menggunakan ponsel. Suasana menjadi semakin hidup ketika para penari mempersembahkan atraksi kuda lumping, barongan, dan kesenian khas reog lengkap dengan kostum prajurit tradisional.
Salah satu koordinator kegiatan menyampaikan bahwa kirab budaya ini adalah bentuk komitmen PKJJ menjaga dan merawat warisan leluhur.
> “Kami ingin menunjukkan bahwa seni jaranan adalah identitas dan kebanggaan Jombang. Semoga tradisi ini terus mendapat dukungan dan tidak hilang dimakan zaman,” ujarnya kepada RadarJatim.co.
Dukungan Pemerintah dan Pengamanan Ketat.
Untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib, aparat kepolisian bersama Dishub melakukan rekayasa lalu lintas sementara di sepanjang rute kirab. Personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga tampak mengawal jalannya prosesi agar masyarakat dapat menikmati acara budaya tanpa kendala.
Pelestarian Seni Tradisi Menjadi Tanggung Jawab Bersama.
Kirab budaya ini bukan hanya sekadar hiburan publik, tetapi simbol kuat semangat pelestarian budaya lokal. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendukung kegiatan positif yang bernilai kebudayaan, sosial, dan ekonomi, terlebih dalam membangun potensi pariwisata daerah.
Acara berakhir dengan pertunjukan seni jaranan di area Sentra Kuliner Jombang dan disambut meriah oleh pengunjung yang memadati lokasi.
Harapan & Tantangan ke Depan
Para penyelenggara berharap kirab ini bisa menjadi kalender tahunan, menjadi ajang bagi komunitas kesenian dan pelaku UMKM lokal untuk berkumpul, berekspresi, dan membangun ekonomi kreatif. Tapi mereka juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan: regulasi lalu lintas, kenyamanan penonton, dan penghargaan terhadap seniman.
Forkopimda menyatakan akan mengevaluasi kebutuhan infrastruktur—trotoar, jalur pedestrian, koordinasi Dishub—agar acara serupa ke depan dapat dilakukan lebih tertib dan aman
(Kabiro/AY)
——-________——-






