UNUSA Akselerasi Pencegahan PTM Berbasis Digital di Desa Gemurung melalui Aplikasi Adem-Gluacho

SIDOARJO || RADARJATIM.CO – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, Program Studi Sistem Informasi UNUSA melaksanakan kegiatan Akselerasi Pencegahan PTM Berbasis Digital: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan melalui Sistem Informasi Manajemen di Posyandu Keluarga Desa Gemurung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pencatatan dan pemantauan kesehatan masyarakat di Posyandu Keluarga.

Ketua tim pengabdian, Ima Kurniastuti, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pencegahan PTM tidak hanya membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara rutin, tetapi juga pengelolaan informasi kesehatan yang baik. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu kader dalam mendokumentasikan hasil pemeriksaan sekaligus mendukung pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara lebih terstruktur.

Baca Juga :  Google Maps Kini Hadirkan Fitur Cek Tarif Tol

“Digitalisasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat diharapkan tidak hanya mempermudah pencatatan data, tetapi juga meningkatkan kemampuan kader dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung upaya pencegahan dan pemantauan Penyakit Tidak Menular,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, program pengabdian ini mengintegrasikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen berbasis Android melalui aplikasi Adem-Gluacho. Masyarakat diberikan edukasi mengenai PTM, faktor risiko, pentingnya menerapkan pola hidup sehat, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

Selain kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan, tim pengabdian memberikan pelatihan kepada 10 kader Posyandu Keluarga Desa Gemurung untuk menggunakan aplikasi Adem-Gluacho. Aplikasi berbasis Android tersebut dimanfaatkan untuk mendukung proses pencatatan dan pengelolaan informasi hasil pemeriksaan kesehatan sehingga data dapat terdokumentasi secara lebih terstruktur dan mudah dipantau.

Baca Juga :  Mahasiswa Magang Ikuti Langsung Program “Jaksa Pendekar” di Lapak Pesona Madiun Lor

Para kader mendapatkan pendampingan dalam penggunaan aplikasi, mulai dari proses pengoperasian sistem, pencatatan data hasil pemeriksaan, hingga pemanfaatan informasi yang tersedia untuk mendukung kegiatan pemantauan kesehatan masyarakat. Pendampingan dilakukan secara langsung agar kader dapat memahami fungsi aplikasi dan menggunakannya dalam kegiatan Posyandu Keluarga.

Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan kader dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pencegahan dan pemantauan PTM. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberian edukasi dan praktik penggunaan aplikasi dapat membantu meningkatkan kesiapan kader dalam mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Peningkatan kemampuan kader menjadi salah satu capaian penting dalam program ini karena keberlanjutan pemanfaatan teknologi di tingkat masyarakat sangat bergantung pada kemampuan kader sebagai pengguna dan pendamping masyarakat. Dengan keterampilan yang semakin baik, kader diharapkan dapat terus memanfaatkan aplikasi Adem-Gluacho dalam mendukung kegiatan Posyandu Keluarga. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Gemurung diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan PTM dan memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Di sisi lain, kader Posyandu Keluarga diharapkan mampu menjadi penggerak pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemantauan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga :  PLN Siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, 5.524 Personel Amankan Keandalan Listrik di Jawa Timur

Program pengabdian ini menjadi bentuk nyata kontribusi UNUSA dalam mendorong transformasi digital di bidang kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara edukasi, pemeriksaan kesehatan, peningkatan kapasitas kader, dan pemanfaatan aplikasi Adem-Gluacho diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan PTM serta menciptakan pengelolaan informasi kesehatan masyarakat yang lebih efektif, terdokumentasi, dan berkelanjutan.