Sebanyak 170 warga Desa Sawo, Dukun, Gresik, Jawa TImur menerima langsung pencarian dana dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) 2023. Pembagian yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Gresik merupakan timbal balik dari pungutan cukai dari produk turunan tembakau.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, Cukai yang diterima dari rokok legal inilah, yang dananya dikembalikan kepada Kabupaten Gresik untuk di

gunakan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
DBH CHT dimanfaatkan untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk petani tembakau, dan masyarakat rentan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu, Dinsos juga membagikan 4 kursi roda kepada warga yang membutuhkan.
“Ada 4 orang yang mendapat bantuan kursi roda dari CSR yang penyalurannya dititipkan kepada kita (Dinsos). Kedepan, DBH CHT ini kita lebarkan untuk pemberian bantuan sosial kepada masyarakat rentan yang benar-benar membutuhkan bantuan, ” jelas Ummi Khoiroh, di Gresik, Rabu (13/9).
Selain itu, Dinsos melihat langsung kebun dan pengeringan daun milik petani di Kecamatan Dukun. Pihaknya juga mensosialisasikan betapa pentingnya memerangi peredaran rokok ilegal tanpa cukai yang merugikan masyarakat.
“Kita berharap dari BLT yang diberikan bisa benar-benar diterima manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.Jadi sesuai Perbup Gresik, DBH CHT ini bisa tepat sasaran. Dan kembali lagi untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Buatkan Sumur Untuk Petani Tembakau
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pertanian juga memanfaatkan DBHCHT untuk meningkatkan perekonomian petani tembakau dengan membuatkan sumur bor bagi petani di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang.
Pada pertemuan itu, petani menyampaikan kebutuhan pasokan air untuk peningkatan kapasitas budidaya tembakau yang ditanam. Karenanya, petani meminta pembangunan Irigasi tanah dangkal (sumur bor).
Diharapkan, pembangunan sumur bor dari dana DBHCT luas tanam bisa bertambah, yang sebelumnya 8 ha menjadi 20 ha. Saat ini, kebutuhan air petani tembakau masih mencukupi dengan luas tanam yang ada. Hanya saja, pengambilan air agak jauh.
Untuk musim ini, petani tembakau mengalami peningkatan hasil panen. Panas terik matahari membuat daun tembakau menjadi berkualitas tinggi. Rerata produksi petani antara 0,8 – 1 Kg/batang.
(RJ/TMR)






