Menderita Penyakit Lambung Ganas, Pasien Asal Desa Sukalela Harus  Dirujuk Ke RSUD. Ibnu Sina Gresik

Gresik {radarjatim.co~ Salah satu warga tiba-tiba jatuh sakit, Sulaima (23) anak dari pasangan suami isteri (Pasutri) Suhaimi dengan Misnati asal Dusun Penang Tempa Desa Sukalela Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik Jawa Timur.

Menurut dr. Zulfiyan selaku kepala Puskesmas Tambak yang menangani pasien tersebut, menuturkan bahwa Sulaima pernah dibawa ke Puskesmas untuk berobat terkait sakit yang dideritanya. Berdasarkan hasil diagnosa, Sulaima menderita penyakit lambung yang parah. Pasien dirawat di Puskesmas Tambak selama dua hari dua malam dengan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Pemerintah Desa Sukalela, Kamis (5/5/2022)

“Suhaimi, orang tua pasien datang kembali ke Puskesmas tanpa dengan pasien. Maksud kedatangannya untuk meminta surat rujukan terkait dengan penyakit yang dialami oleh anaknya untuk bisa dibawa berobat ke Rumah Sakit yang berada di daratan Gresik. Pihak Puskesmas Tambak membuatkan surat rujukan atas nama pasien Sulaima ke RSUD. IBNU SINA, guna mendapatkan perawatan yang lebih maksimal untuk kesembuhan pasien, ujar dr. Zulfiyan.

Kusairi, selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tambak mengatakan bahwa keluarga Suhaimi tergolong keluarga tidak mampu.

Baca Juga :  Jelang Giat Vaksinasi, SMPN-1 Gayam Gelar Sosialisasi

“Keluarga Suhaimi diketahui sebagai seorang petani dan buruh serabutan. Untuk biaya pengobatan anaknya ke Puskesmas Tambak saja hanya menggunakan SKTM dari pemerintah Desa Sukalela karena belum memiliki BPJS. Rencana besok pagi pihaknya akan membawa Sulaima untuk rujuk ke Rumah Sakit di Gresik setelah mendapatkan surat rujukan dari Puskesmas dengan menggunakan transportasi laut Express Bahari 8E Pukul 08:30 WIB, Selasa (10/5)

Kepala Desa Sukalela, Subainin saat di hubungi oleh awak media Radarjatim.co lewat telepon selulernya via aplikasi WhatsApp, membenarkan bahwa Sulaima anak dari pasutri Suhaimi dengan Misnati sebagai warganya yang tidak mampu dari Dusun Pinang Tempa.

Baca Juga :  Anggaran 17 Miliar RSUD. Nganjuk dari Kemenkes RI TA. 2022 Untuk Alkes, Layak Diaudit

“Pihaknya dalam hal ini akan memberikan bantuan secara pribadi dan besok pagi rencana akan ikut serta mengantarkan ke pelabuhan penyeberangan Bawean dengan menggunakan kendaraan roda 4, tegas Subainin.

Subainin berharap ke depannya terhadap warganya yang sakit namun terkendala dengan biaya administrasi segera berkoordinasi kepada kepala Dusun masing-masing biar bisa ditindaklanjuti langsung dan dilaporkan ke bagian Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tambak, tegasnya, Senin (9/5/2022)

Fairi ~ Rj