Kisah Seorang Jurnalis Asal Pamekasan dengan Multi Bakat

PAMEKASAN || radarjatim.co – Salah satu Jurnalis asal Kabupaten Pamekasan, Jawa-timur, (Sawaluddin) patut diapresiasi dengan Multi bakat yang dimilikinya.

Diketahui, pria yang akrab disapa Ludfie ginews ini, selain berprofesi sebagai seorang jurnalis, ia juga dikenal sebagai pebisnis (pengusaha) jual beli besi tua (rongsokan).

Tak tanggung-tanggung dalam dunia jurnalistik Ludfie terpilih sebagai penasehat Komunitas jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah kabupaten Pamekasan, tak hanya itu ia juga mendapat kepercayaan sebagai Ketua Harian Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Pamekasan.

Baca Juga :  KKN Kelompok 20 UNUSA Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Warga Nyamplungan RW 11 dan RW 12 Pabean Cantian Surabaya

Lebih dari itu, pria dengan 2 (dua) anak yang tinggal di Jalan K.Amiruddin No 12 Desa Kertagena Laok kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan ini, merupakan salah satu pemuda yang rajin dalam menjaga kebersihan lingkungan dan penduli terhadap sampah organik maupun anorganik di daerah setempat.

Saat dikonfirmasi ia menyebut bahwa, dirinya mulai getol terjun menjadi seorang pengusaha jual beli besi tua sejak tahun 2015 hingga saat ini,

“Sebenarnya malu karena waktu pertama menjadi tukang sampah, saya juga menjadi seorang jurnalis di kabupaten Pamekasan. Namun rasa gengsi itu saya buang karena tuntutan ekonomi dan rasa prihatin saya untuk menjaga kebersihan lingkungan,” kata Ludfie menceritakan kisahnya.

Baca Juga :  PDAM Giri Tirta Gresik Di Ujung Tanduk: Kebocoran Air, Utang Menumpuk dan Nasib Pelanggan Terjepit

“Alhamdulillah untuk karyawan sudah 20 orang mas,”.

lebih lanjut Ludfi menyampaikan terima kasih kepada sang istri yang telah ikut berjuang bersama dirinya mulai dari Nol hingga seperti sekarang.

“Pastinya keluarga besar kami ikut andil dalam menjalankan usaha saya ini, Istri adalah salah satu orang yang mengantarkan saya menuju puncak,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Suzuki New XL7 Hybrid BETA MT: Mobil Ramah Lingkungan dengan Kinerja Tangguh

Kemudian, Ludfie juga berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan para pengusaha muda utamanya di bidang sampah. Menurutnya, selain membuka lapangan pekerjaan, hal itu dapat mendongrak perekonomian dikalangan masyarakat serta dapat berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup.

“Jadi, saya berharap agar pemerintah dapa lebih proaktif dalam memberi perhatian khusus terhadap para pengusaha muda, terutama terhadap pengusaha yang membidangi usaha yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan, ” Pungkasnya.

(Korwil Mdr)