Gresik || radarjatim.co – Kenakalan remaja di Pulau Bawean semakin memperihatinkan, seperti yang viral di medsos, ada puluhan pemuda (remaja) saling baku hantam saat bangunkan sahur. Entah apa penyebab kericuhan tersebut, yang jelas dalam video yang berdurasi 30 detik itu, ada beberapa kelompok remaja yang membangunkan sahur-sahur malah melakukan tawuran, Kamis (20/4/2023) dini hari.
Kejadian tersebut terjadi di Desa Kotakusuma Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean. Tepatnya di depan Kantor BMKG Bawean tidak jauh dari Masjid Jami Muhamadiyah. Beruntung dalam keributan tersebut tidak ada korban jiwa yang terjadi sekitar Pukul 02:30 WIB.
Kapolsek Sangkapura, AKP Suja’i saat dikonfirmasi RadarJatim.co membenarkan ada nfo semalam ada ramai-ramai masalah bangun sahur keliling di depan BMKG namun setelah didatangi anggota Koramil dan Polsek tidak ada satupun pemuda ada di TKP sampai saat ini tidak ada satu pun yang melapor sehingga kami berpendapat ramai-ramai ada sedikit salah faham berarti sudah selesai dan tidak ada korban, Kamis (20/4/2023).
Sementara menurut informasinya ada yang bawa alat pengeras suara (sound) saat melakukan sahur keliling desa. Padahal hal tersebut banyak ditentang oleh masyarakat Bawean,” ungkapnya.
Untuk itu, dalam meminimalisir hal tersebut pihaknya juga beberapa kali melakukan sosialisasi dan penyuluhan bersama Forkopimcam Sangkapura.
“Kalau hanya sekedar himbauan dari Kecamatan tidak akan efektif tanpa harus ada aturan biar mengikat dan ada konsekuensi terhadap para pelaku pembuat keributan atau keonaran yang akan merembet ke perkelahian hingga menggangu ketenangan dan ketertiban masyarakat,” tandasnya.
Terpisah Camat Sangkapura, Syamsul Arifin saat dihubungi Radarjatim.co melalui pesan WhatsApp terkait insiden tawuran oknum kenakalan remaja tersebut hingga saat ini belum ada keterangan hingga berita ini ditayangkan.
(Red)






