Kades Bengkelolor Jarang Dinas Kantor, Enak Makan Gaji Buta

Gresik | RADARJATIM.CO. ~ Ulah Purwanto selaku Kepala desa Bengkelolor Kecamatan Benjeng kabupaten Gresik yang harusnya menjadi contoh aparat desa dalam pelayanan masyarakat di Desa, namun pada Jam kerja selalu tidak berada di tempat, datang kekantor desa jika ada kegiatan dan itu juga hanya 1-2 jam dan selanjutnya pulang dengan alasan yang tidak jelas.

Puluhan kali awak media hendak konfirmasi ke kantor desa, namun Kepala desa Purwanto tidak ada di kantor yang ada hanya beberapa orang perangkat desa. Diduga kuat Purwanto ada di rumah dan dari informasi, Purwanto selalu berusaha menghindari dan kabur jika wartawan dan LSM datang.

Pegiat anti Korupsi, Sahar Sulur angkat bicara dengan menuding sikap Purwanto menjadi contoh buruk bagi perangkatnya,

“Tingkah laku seorang kepala desa menjadi contoh aparat desa, jika Kades rajin masuk kantor dan tertib menjalankan peraturan jam kerjanya maka pelayanan masyarakat akan berjalan dengan baik, tidak hanya diserahkan kepada staf desa.” ungkapnya.

Baca Juga :  JELANG AKHIR TAHUN, KODIM GRESIK GENCARKAN PATROLI PEMBERLAKUAN PPKM LEVEL-2

“Jika Purwanto tidak sanggup melayani masyarakat pada jam kerja sebaiknya mundur saja jadi Kades, urus saja kegiatan nya diluar atau urusan pribadi nya, jangan mengorbankan masyarakat,” Tambahnya.

Sahar menambahkan kalau seperi itu sikap Purwanto sama dengan makan gaji buta, padahal gaji yang diterima dari negara bersumber dari uang rakyat.

“Kami berharap pihak dinas PMD Kabupaten Gresik fan Camat Benjeng dapat memanggil Purwanto dan melakukan pembinaan kinerja serta menertibkan semua Kepala desa diwilayahnya agar melaksanakan pelayanan masyarakat sesuai dengan sumpah jabatannya.” Tutupnya.

Baca Juga :  Diskusi Kolaborasi Dewan Pers, SMSI dan Pemprov Bali: Media Digital Harus Bisa Adaptasi dengan Kemasan

Camat Benjeng, Siti Sulichah saat dikonfirmasi mengenai hal ini, sabtu (24/2/2024) mengaku sudah berulang kali mengingatkan Kades Purwanto

*Mohon Maaf sebelumnya. Kami sudah berulang kali memperingatkan baik melalui pembinaan rapat dinas atau datang langsung ke kantor desa, orangnya ada ( di telp ) dan insyaa Allah pelayanan warga tetap berjalan seperti biasa.” Ucapnya.

(Red)