Dampingi Mensos Berikan Bantuan, Bupati Gus Yani Tegaskan Dampingi Balita Nazril

Gresik, Radarjatim.co – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media dan masyarakat, yang sudah menunjukkan kepedulian yang luar biasa kepada Nazril.

Dirinya menjelaskan, dengan kondisi Nazril seperti saat ini, tentunya memerlukan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan agar bisa tumbuh dan berkembang seperti balita lainnya.

“Insha Allah kita dari Pemerintah Kabupaten Gresik tidak akan tinggal diam. Seperti saat kemarin adik Nazril memerlukan pelayanan kesehatan di RSAL Surabaya, kita terus mendampingi melalui Dinas Sosial Kabupaten Gresik dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik,” terang Bupati Gus Yani usai dampingi Mensos Tri Rismaharini serahkan bantuan di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Minggu (13/11).

Baca Juga :  Peringati Isro' Miroj Nabi Muhammad SAW 1445 H IGTKI Kec. Balongpanggang Adakan Berbagai Lomba Kreatifitas Bertema Islami

Bupati Yani yakin, dengan sinergitas yang ada akan menghasilkan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik.

Muhammad Nazril, balita dari pasangan Lindi Febrianti dan Mochamad Nadif, mengalami multiple congenital malformation atau kondisi bayi lahir dengan kelainan lebih dari satu.

Dengan kondisi tersebut, Nazril harus menjalani beberapa kali operasi. Kisahnya lantas viral lewat berbagai media dan media sosial, lantas kemudian masuk di platform penggalangan dana Kitabisa.com.

Untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya, Nazril telah mendapat dukungan bantuan dari kepesertaan orang tuanya dalam Bantuan Peserta Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun untuk kebutuhan sehari-hari dirasa masih kurang. Sebab, penghasilan ayah Nazril sebagai buruh pabrik masih belum mencukupi.

Baca Juga :  Polsek Tegalsari Rapat Koordinasi Persiapan Kirab Sosialisasi Pemilu 2024

Risma menyatakan, anggaran Kemensos tidak didesain untuk mendukung pengobatan penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan seperti diderita Nazril. Untuk mendukung kelancaran selama proses pengobatan, keluarga kecil ini tetap memerlukan bantuan.

“Kami kan tidak bisa anggarannya untuk pengobatan seperti ini. Itu bisa dibantu oleh para dermawan. Tapi kan ada biaya operasional, untuk makan, transportasi, dan sebagainya. Nah itu tidak sedikit juga. Kami bantu itu,” kata Mensos Risma.

Untuk meringankan beban orang tuanya, Kemensos bersama kitabisa.com menginisiasi pendampingan layanan dukungan psikososial. Mereka juga menggalang dana untuk mendukung biaya operasional Nazril selama proses pengobatan hingga sembuh.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media maupun media sosial yang menginformasikannya ada berita tentang adik Muhammad Nazril. Sehingga kami dapat mengetahui dari cerita itu,” katanya saat memberikan keterangan di hadapan awak media.

Baca Juga :  BPN Kabupaten Gresik Rencana Pasang Tanda Batas Sebanyak 32 Ribu Bidang Tanah

Tidak hanya itu, Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat memberikan bantuan usaha kepada orang tua Nazril yaitu peralatan untuk berjualan minuman dan sosis. Hal ini agar orang tua Nazril bisa mandiri dan dapat membantu perekonomian keluarga.

Bantuan tersebut berupa lemari es, kompor gas, blender multifungsi, peralatan makan, peralatan masak, etalase, sealer, dan berbagai jenis bahan makanan.
Adapun total bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada keluarga Nazril senilai Rp22,4 juta dan bantuan hasil donasi dari kitabisa.com senilai Rp59,9 juta.

(Red)