Surabaya || radarjatim.co~Isu tentang penculikan anak sedang viral di berbagai jaringan media sosial padahal Hoax, Hal ini yang dialami seorang pria berinisial M.A.H, (27) warga asal Beji Kabupaten Pasuruan Jawa Timur,mengalami nasib apes, terkena bogem mentah menjadi bulan bulanan massa di Kelurahan Kejawan Putih Tambak, kota Surabaya. Kamis (02/02/2023), sekitar pukul 10.00 WIB.
M.A.H diamankan oleh warga lantaran diduga dicurigai sebagai pelaku penculikan anak, Padahal, pria tersebut ternyata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Menurut salah satu warga setempat, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, siang tadi korban didekati oleh pelaku dan diberi permen.
“Begitu akan diajak olehnya, ada beberapa warga yang melihat kemudian pelaku diteriaki penculik anak, sehingga ditangkap oleh sejumlah warga,” jelasnya.
Terpisah,Saat dikonfirmasi oleh awak media, terkait kejadian tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo IPTU Soekram.
“Benar, terduga pelaku diamankan petugas dan warga, setelah diamankan ke Mapolsek Mulyorejo, kasus tersebut saat ini dilimpahkan ke Unit PPA Polrestabes Surabaya,” kata Soekram.
Sementara itu Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Wardi Waluyo saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan jika pria yang ditangkap massa di wilayah Mulyorejo diserahkan ke PPA Polrestabes Surabaya.
Namun setelah menjalani penyelidikan yang mendalam, diketahui jika pelaku adalah ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa.
Dia ODGJ dari Pasuruan dan sedang dicari keluarganya, ada laporan polisi serta ada bukti pencarian dan laporan kehilangan keluarga ODGJ,” terang AKP Wardi.
(Ark)






