Sinergi Pemerintah dan Elemen Masyarakat, Grand Final Nusantara Champion 2026 Cetak Generasi Pintar dan Beradab di Madiun

MADIUN||Radarjatim.co~Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun menjadi saksi berkumpulnya talenta-talenta muda terbaik dalam acara puncak Grand Final Lomba Olimpiade Nusantara Champion yang diselenggarakan pada hari Sabtu (31/10/2026).

Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula Ketua Umum LSM MANTRA(Madiun Transparan)Subari, S.Sos., Ketua K3S SD, jajaran kepala sekolah, guru pendamping, seluruh panitia olimpiade, serta para orang tua yang setia mendampingi siswa-siswi finalis dari berbagai wilayah kecamatan.

Suksesnya perhelatan besar ini tidak lepas dari peran aktif serta kerja keras dari LSM MANTRA yang dikomandoi langsung oleh Subari, S.Sos. Kolaborasi lintas sektor antara lembaga swadaya masyarakat, praktisi pendidikan, dan instansi pemerintah ini terbukti sukses melahirkan ruang kompetisi yang sehat dan berintegritas bagi anak didik di Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya di atas podium, Bupati Madiun mengapresiasi penuh penyelenggaraan kegiatan kompetisi akademik seperti ini. Beliau menegaskan bahwa ajang ini memiliki dampak yang sangat positif dalam mendidik generasi bangsa serta menjaring bakat-bakat emas terpendam anak didik yang akan menjadi penerus masa depan daerah.

“Tidak ada prestasi tanpa kompetisi,” tegas H. Hari Wuryanto dalam pidatonya.

Beliau sangat mengagumi tingginya antusiasme para peserta dan menaruh harapan besar agar kegiatan positif semacam ini dapat diagendakan secara rutin setiap tahunnya. Lewat iklim kompetisi yang sehat ini, diharapkan anak-anak generasi penerus bangsa kelak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki martabat, beradab, dan berkarakter kuat.

Baca Juga :  Kinerja Dishub Gresik Dinilai Mandul, GenPatra Geram dan Razia Truk Melanggar Aturan

Di samping memberikan motivasi, Bupati Madiun juga memaparkan komitmen nyata pemerintah daerah terhadap kemajuan sektor edukasi. Saat ini, anggaran pendidikan telah dialokasikan sebesar 22% dari APBD Kabupaten Madiun. H. Hari Wuryanto menegaskan bahwa dana yang besar tersebut harus dikelola secara tepat guna dan efisien demi menunjang fasilitas serta mutu pendidikan bagi anak-anak bangsa di Kabupaten Madiun.

Dukungan penuh senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd. Beliau mengakui secara terbuka bahwa selama ini pelaksanaan acara atau kegiatan kompetisi akademik seperti olimpiade ini dirasakan masih sangat kurang di wilayah Kabupaten Madiun. Oleh sebab itu, dengan hadirnya Nusantara Champion, Dinas Pendidikan memberikan dukungan penuh karena visi kegiatannya dinilai sangat selaras dengan komitmen dan arahan Bupati Madiun.

“Kegiatan seperti ini akan kita agendakan tiap tahun. Dan jika perlu, ke depan kita akan tambah lagi variasi kegiatan-kegiatan kompetisi lainnya demi memacu dan menumbuhkan prestasi anak bangsa di Kabupaten Madiun,” tegas Agus Sucipto dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Baca Juga :  Pemdes Patarselamat Gelar Lomba MTQ Tingkat Anak, Remaja dan Dewasa Tahun 2021

Sementara itu, Pimpinan Nusantara Integrate sekaligus Ketua Panitia Olimpiade, Katon Felik Kurniawan, S.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Olimpiade Nusantara Champion bidang Matematika dan Bahasa Indonesia ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan potensi peserta didik di Indonesia.

Menurutnya, ajang ini dirancang lebih dari sekadar perlombaan mencari juara dengan nilai tertinggi. Nusantara Champion hadir sebagai ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kepercayaan diri, membangun karakter kompetitif yang sehat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pendidikan.

“Kami memilih Matematika dan Bahasa Indonesia karena keduanya merupakan kompetensi dasar yang sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Matematika melatih kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis, sementara Bahasa Indonesia mengembangkan kemampuan literasi, komunikasi, pemahaman, serta daya nalar peserta didik,” jelas Katon Felik Kurniawan.

Lebih lanjut, pihak Nusantara Integrate menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pendidikan yang inovatif, berkualitas, dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan. Melalui ajang ini, ia berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, melainkan juga memperoleh motivasi kuat untuk berani menunjukkan potensi terbaik mereka. Bagi Nusantara Integrate, setiap anak memiliki potensi untuk menjadi juara, dan tugas bersama adalah memberikan ruang, kesempatan, serta motivasi agar potensi tersebut dapat berkembang maksimal demi menciptakan generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Aksi Demo Buruh Gresik Desak Kepastian Hak Kesehatan dan Akurasi Data Ekonomi, BPJS dan BPS Siap Tindak Lanjuti

Di akhir kegiatan, suasana haru dan bangga menyelimuti aula saat prosesi pembagian piala, piagam penghargaan, serta beasiswa pendidikan kepada para pemenang olimpiade. Penyerahan piala dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua Umum LSM MANTRA, Subari, S.Sos.

Dominasi juara pada Kategori Kelas Bawah (Kelas 1, 2, 3) sukses diborong oleh SDN Sogo 01 yang menyapu bersih Juara 1 dan 2 pada bidang Matematika maupun Bahasa Indonesia. Sementara posisi Juara 3 masing-masing diraih oleh SDIT Harapan Insan (Matematika) dan SDN Darmorejo 01 (Bahasa Indonesia).

Untuk Kategori Kelas Atas (Kelas 4, 5, 6), gelar Juara 1 Lomba Matematika berhasil disabet oleh SDN Garon 01, diikuti oleh SDN Tanjungrejo 03 sebagai Juara 2, dan SDN Dagangan 02 sebagai Juara 3. Sedangkan pada bidang Bahasa Indonesia, posisi puncak diraih oleh SDN Mejayan 01, disusul oleh SDN Dagangan 02 di peringkat kedua, dan SDN Kebonsari 02 di peringkat ketiga.Kegiatan Grand Final ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan sukses menanamkan semangat kompetitif yang sehat bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Madiun.