KPK Jakarta resmi tetapkan DS sebagai tersangka (Foto : Nawan/Rj)
Radarjatim.co | Jakarta –Mengutip daftar yang dirilis Forbes pada Selasa (5/3/2019),salah satu ,orang terkaya di Negara Indonesia Donald Sihombing tercatat memiliki kekayaan sebesar USD 1,4 miliar atau sekitar Rp19,6 triliun (Kurs Rp 14.000 per USD). Kekayaan itu, menempatkannya sebagai orang terkaya ke-14 di Indonesia atau di dunia ada di urutan 1.605. Sumber kekayaan Donald, berasal dari perusahaan konstruksi yang didirikannya pada 1996 yakni PT Totalindo Eka Persada Tbk.
Kini KPK menetapkan Donald Sihombing sebagai tersangka karena mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah.
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa DS telah ditetapkam sebagai tersangka karena merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.
“Terdapat kerugian negara/daerah setidaknya sebesar Rp 223 miliar (Rp 223.852.761.192) yang diakibatkan penyimpangan dalam proses investasi dan pengadaan tanah oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya pada tahun 2019-2021,jelasnya Kamis (19/09).
Untuk diketahui bahwa DS adalah pemilik perusahaan kontruksi PT.Totalindo Eka Persada (PT TEP). Lembaga anti rasyuah itu membeberkan bahwa PT.TEP merupakan salah satu perusahaan yang menawarkan tanah kepada Perumda Pembangunan Sarana Jaya yang salah satu usahanya membeli tanah di Jakarta untuk dijadikan sebagai bank tanah atau land bank.
Asep mengatakan bahwa kasus ini berawal saat PT TEP berencana membeli enam bidang tanah milik PT Nusa Kirana Real Estate (PT NKRE) pada Februari 2019. Tanah ini memiliki luas 11,72 hektare seharga Rp 950 ribu per meter persegi yang akan diperhitungkan sebagai pembayaran utang PT NKRE ke PT TEP dengan nilai transaksi total Rp117 miliar.
“KPK selanjutnya melakukan penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 18 September 2024 sampai 7 Oktober 2024”,pungkas Asep.
Pewarta : Nawan
(Kord Liputan Nasional)






