14 Unit Lampu PJU Mati, Terkesan Terabaikan di Jalan Raya Lingkar Bawean

Gresik { radarjatim.co ~ Lampu jalan atau lebih dikenal dengan sebutan Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan lampu yang digunakan dimalam hari, sehingga mempermudah pengguna jalan melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilalui untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan.

Di dusun Beringinan sampai dusun Rujing Desa Sungaiteluk Kecamatan Sangkapura dari depan gerbang pelabuhan penyeberangan ke arah barat sampai Puskesmas Sangkapura, sekitar 14 Unit lampu penerangan jalan umum tidak berfungsi atau mati selama kurang lebih sepuluh hari yang lalu (26/8).

Kepala Desa Sungai Teluk, Senin mengatakan bahwa banyak warga yang menanyakan terkait masalah ini dan akhirnya Senin selaku Kepala Desa menanyakan langsung kepada pihak Kepala PLN ( Resma ) Wilayah Bawean melalui chattingan application WhatsApp, Minggu ( 5/9/2021 ).

Baca Juga :  PT.ASDM Gelar Swab Antigen Ratusan Calon Pekerja Tanpa Izin, Dibubarkan Dinkes Gresik

Kepala PLN wilayah Bawean, Resma mengatakan terkait dengan PJU yang mati kita bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap meteran hidup apa mati, karena tanggung jawab dari PLN hanya sebatas Kabel JTR ( Tegangan Rendah) sampai dengan meter.
Untuk Instalasi PJU atau Lampu Jalan kewenangan dari Dinas Perhubungan, dan pihaknya akan siap membantu jika dari pihak Dinas Perhubungan meminta bantuan.

Baca Juga :  Dalam Rangka HPN 2023, Koran Mingguan Sidik Nusantara & LSM Ledak Peringati Hari Jadi

Sementara Kepala UPT. Dinas Perhubungan Wilayah Bawean, Lutfi Manar mengatakan kepada wartawan Radarjatim, bahwa terkait adanya lampu PJU yang mati sekitar satu Minggu lebih pihaknya sudah melaporkan langsung sama kepala Dinas Perhubungan yang baru ( Tursilo ) dan langsung di tanggapi, namun keberangkatan untuk ke Bawean masih belum ada kepastian. Untuk di Pulau Bawean masalah ini dulu menjadi tanggungjawab dari Dinas Pekerjaan Umum, namun sekarang diserahkan ke Dinas Perhubungan belum sepenuhnya, dan apabila ada keluhan dari masyarakat terkait Lampu PJU pihaknya langsung melaporkan ke Dinas Perhubungan yang berada di Gresik, tegasnya Lutfil Manar.

Baca Juga :  Koramil 0830/03 Pabean Cantian Ikuti Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat

Lampu PJU yang mati dari depan gerbang pelabuhan penyeberangan Bawean ke arah barat sekitar 14 titik sampai Puskesmas Sangkapura, menurut Lutfil Manar pertama lampu PJU mati di kawasan Ra’as satu titik berlanjut lagi ke lampu PJU depan Puskesmas Sangkapura, setelah 3 hari kemudian mati total.

Melalui via telepon selulernya Lutfil Manar menghubungi Kadishub, meminta supaya satu unit mobil beserta teknisinya untuk di Bawean guna perbaikan Lampu PJU jika ada yang mati, Senin (6/9/2021).

Sufairi – Rjned