Gresik || radarjatim.co ||~Curah intensitas hujan yang mengguyur Wilayah Mojokerto, Lamongan, Gresik mengakibatkan debit Kali Lamong meningkat yang mengakibatkan bahu jalan jembatan yang menjadi akses utama antara Dapet – Dawarblandong Ambles
Perlu diketahui bersama Amblesnya bahu jalan sebelah kiri jembatan tersebut keberadaannya di desa Dapet, kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik.
Dan belakangan diketahui ambleanya bahu jalan sebelah kiri jembatan di desa dapet tersebut mencapai volume sekitar 3M X 2 M kedalaman hampir mencapai 4,5 M.
Sementara itu Camat Balongpanggang Mohammad Amri ketika dikonfirmasi wartawan terkait longsornya sisi jalan jembatan menuturkan ” ini merupakan dampak alam yang diakibatkan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Mojokerto, Lamongan, Gresik kemaren dan terjadi kenaikan debit air pada wilayah Balongpanggang, sehingga di salah satu sisi jembatan mengalami longsor .
” Iya benar, sisi jembatan Dapet – Dawar mengalami Longsor, kita sudah kordinasi dengan Dinas PUTR kabupaten Gresik mengenai hal ini, dan langsung dilakukan pengecekan oleh dinas PU ” terangnya Pada Kamis (16/2/2023)
Amri panggilan kesehariannya camat Balongpanggang juga mengatakan telah dilakukan pengecekan oleh tim PU ke lokasi jembatan Dapet – Dawarblandong yang mengalami longsor dan sesuai dari hasil survey bersama, akan segera dilakukan penanganan tangkis di sungai sambil nunggu surutnya air, setelah itu dilakukan pengurukan untuk pencegahan melebarnya ambrolnya badan jalan untuk sementara ini dipasang police line sebagai pengamanan kendaraan yang melintas
Melihat kondisi tersebut Pemerintah Kecamatan Balongpanggang memberitahukan kepada seluruh kepala desa dan perangkat untuk mewaspadai akan meningkatnya debit air Kali Lamong, terutama desa yang sering di terjang banjir.
” Saya sudah infokan kepada kepala desa dan perangkat , Buat Daerah yang biasa langganan banjir untuk waspada, karena di dusun jedong, desa Sekarputih , luapan air kali Lamong sudah mulai masuk ke area pemukiman ” Tutup Amri
( Adi )






