“Satu Juni Bukan Sekadar Libur, Tapi Lahirnya DNA Moral Anak Bangsa”

Oleh:   Prof. Dr. Wiryanto, M.Si. Guru Besar Pendidikan Dasar, FIP-Universitas Negeri Surabaya

RADAR JATIM.CO ~ Setiap tanggal 1 Juni, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Bagi sebagian besar masyarakat, mungkin ini hanya tanggal merah untuk liburan keluarga. Bagi birokrat, mungkin ini saatnya upacara seremonial dengan pembacaan teks Pancasila yang khidmat. Tapi bagi saya, seorang yang mencurahkan hidup pada pendidikan anak usia dini dan dasar, tanggal 1 Juni adalah momentum paling strategis yang terus tidak kita sia-siakan.

Pancasila lahir pada 1 Juni 1945 dari rahim sidang BPUPKI, lewat pidato visioner Bung Karno. Namun, 81 tahun kemudian (pada 2026 ini), pertanyaan besarnya adalah: Apakah Pancasila benar-benar hidup di ruang-ruang kelas dasar negeri ini? Atau ia hanya menjadi fosil mulia yang tak pernah menyentuh hati anak-anak?

Kesalahan Fatal Kita: Mengajarkan Pancasila sebagai “Beban Hafalan”

Saya sering berkunjung ke berbagai Sekolah Dasar, dari kota Metropolitan hingga pelosok terpencil. Saya saksikan sendiri bagaimana guru-guru terbaik sekalipun terjebak pada praktik yang keliru: memberikan murid-murid teks Pancasila untuk dihafal, kemudian diujikan pada ulangan harian. Murid yang hafal butir-butir sila mendapat nilai 100. Murid yang lupa mendapat nilai rendah. Ini adalah malapraktik pedagogis yang nyata.

Baca Juga :  Tingkatkan Tata Kelola Keuangan dan Literasi Digital, Dosen UNUSA Lakukan Pengmas Digitalisasi Manajemen Keuangan Madrasah

Anak usia SD (7–12 tahun) berada pada tahap operasional konkret. Mereka tidak memproses abstraksi filsafat. Mereka tidak paham “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan”. Tapi mereka sangat paham bahwa ketika memilih ketua kelas, suara mereka dihitung dan saat bermain, aturan harus disepakati bersama. Jika kita terus memaksa anak menghafal kalimat yang tidak mereka mengerti, kita sedang mendidik generasi hipokrit: fasih di mulut, kosong di hati.

Hari Lahir Pancasila: Mengingat Kembali “Ruh” yang Hilang

Hari lahir adalah hari ketika sesuatu mulai punya denyut. Pancasila lahir pada 1 Juni 1945 sebagai jalan tengah antara nasionalisme, agama, dan kebangsaan. Ia lahir dari diskusi, dari perdebatan, dari kegelisahan para pendiri bangsa.

Nah, ruh inilah yang hilang dari pendidikan dasar kita saat ini. Pendidikan Pancasila di SD tidak lagi lahir dari diskusi dan kegelisahan moral anak, melainkan dari instruksi kurikulum yang kaku.

Coba bayangkan: bagaimana mungkin seorang anak kelas 2 SD akan mencintai persatuan (sila ke-3) jika di sekolahnya ia justru diajari untuk bersaing mati-matian meraih peringkat, tanpa pernah diajak gotong- royong membersihkan kelas bersama?

Laboratorium Pancasila Sejati Ada di Taman Bermain, Bukan di Buku Teks

Baca Juga :  Koordinator MAKI: "Rehabilitasi Kades Balikterus Abdul Azis, Cederai Rasa Keadilan Masyarakat."

Sebagai guru besar, saya menolak menulis makalah rumit untuk para guru SD. Saya lebih suka menyampaikan sesuatu yang praktis, yaitu tiga tempat di mana Pancasila sejati belajar ditegakkan:

Saat antre di kantin sekolah

Ini adalah laboratorium keadilan (sila ke-5). Anak belajar bahwa menyelonong antre adalah ketidakadilan, dan membiarkan teman yang lebih kecil untuk antre duluan adalah tindakan adil.

Saat bermain di halaman

Ini adalah laboratorium persatuan (sila ke-3). Anak yang berbeda suku, agama, atau latar ekonomi bermain bersama tanpa label. Jika guru terus memisahkan mereka dalam kelompok berdasarkan “nilai rapor”, maka persatuan hanya omong kosong.

Saat ada teman yang berbuat salah

Ini adalah laboratorium kemanusiaan (sila ke-2). Anak belajar bahwa memarahi teman yang salah tidak cukup; yang diperlukan adalah membantu dia memperbaiki kesalahan. Itulah yang disebut “beradab”.

 

Refleksi Seorang Profesor di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Tahun 2026 ini, saat kita memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-81, saya berharap tidak ada lagi lomba pidato Pancasila untuk anak SD. Gantilah dengan lomba menyelesaikan konflik sebaya secara musyawarah (sila ke-4). Tidak ada lagi soal isian “sebutkan lima sila”. Gantilah dengan skenario: “Apa yang kamu lakukan jika melihat temanmu diejek karena baju seragamnya robek?”

Baca Juga :  STOP KEKERASAN PADA PERS, WARTAWAN JUGA PANCASILAIS

Saya sadar, mengubah budaya pendidikan tidak semudah membalik telapak tangan. Tapi sebagai akademisi, saya percaya pada nudge (dorongan kecil). Mulailah dari satu guru, satu kelas, satu sekolah. Ketika anak-anak terbiasa bermusyawarah, berbagi, dan menghormati perbedaan, maka tidak perlu lagi kita menjejali mereka dengan hafalan. Pancasila sudah menjadi DNA moral mereka.

Penutup: Warisan Terbaik untuk Generasi Emas

Hari Lahir Pancasila bukanlah milik para pejabat yang berpidato di atas panggung. Ia milik setiap guru SD yang setiap pagi membuka kelas dengan sapaan ramah, lalu mengajak anak-anaknya berdiskusi tentang bagaimana sebaiknya memperlakukan teman baru yang berbeda agama.

Mari kita berhenti menjadikan Pancasila sebagai mata pelajaran yang diujikan. Mulailah menjadikannya sebagai cara hidup di kelas. Karena hanya dengan cara itulah Pancasila benar-benar lahir, bukan hanya pada 1 Juni 1945, tetapi setiap hari di hati anak-anak bangsa.

Selamat Hari Lahir Pancasila. Semoga kita semua, terutama para Pendidik di tingkat dasar, menjadi bidan-bidan yang membantu Pancasila terus terlahir dalam karakter generasi penerus.

https://thedramaparadise.com/ https://villamadridbrownsville.com/ https://gamesvega.com/ https://bhpi.org/ https://ayahqq.com https://klik66.com https://globelegislators.org https://controlesocial.cg.df.gov.br/ https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/ https://www.aux.com.sg/ https://global-edu.uz/ https://chessellpotterycafe.co.uk/menu http://ipcr.gov.ng/ https://globelegislators.org/about-us/ https://globelegislators.org/biodiversity/ https://global-edu.uz/ru/ Slot Thailand Slot Gacor https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/ Slot Gacor Thailand https://id.pandamgadang.com/ https://cheersport.at/about-us/ https://www.sna.org.ar https://tourism.perlis.gov.my/ https://ppg.fkip.unisri.ac.id/ https://feednplay.dei.uc.pt/ https://fkip.unisri.ac.id/ https://fh.unisri.ac.id/ https://map.fisip.unisri.ac.id/ https://inspira.dei.uc.pt/ https://an.fisip.unisri.ac.id/ https://fisip.unisri.ac.id/ https://hi.fisip.unisri.ac.id/ https://ebooks.uinsyahada.ac.id/ https://cultura.userena.cl/ https://middlepassage.dei.uc.pt/ https://discurso.userena.cl/ https://ictess.unisri.ac.id/ https://aku.ac.id slot gacor slot gacor pkv games https://pioneer.schooloftomorrow.ph/ mpo slot https://stem-md.swu.bg/ mpo https://cheersport.at/doc/pkv-games/ https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/ https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/ https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/ https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/ https://uniestate.com/pkv-games/ https://uniestate.com/bandarqq/ https://uniestate.com/qiuqiu/ https://pojoktim.com/public/pkv-games/ https://pojoktim.com/public/bandarqq/ https://pojoktim.com/public/dominoqq/ https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/ https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/ https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/ https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/ https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/ https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/ https://graceconference.com/public/pkv-games/ https://graceconference.com/public/bandarqq/ https://graceconference.com/public/dominoqq/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/ https://pksoganilir.com/pkv-games/ https://pksoganilir.com/bandarqq/ https://pksoganilir.com/dominoqq/ https://bhor.gov.pg/pkv-games/ https://bhor.gov.pg/bandarqq/ https://bhor.gov.pg/dominoqq/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/ https://legacy.wespa.org/pkv-games/ https://legacy.wespa.org/bandarqq/ https://legacy.wespa.org/dominoqq/ https://ac-group.hr/chip/pkv-games/ https://ac-group.hr/chip/bandarqq/ https://ac-group.hr/chip/dominoqq/