Polres Gresik Bongkar Prostitusi Online di Icon Apartemen Gresik, 1 Orang DPO

GRESIK | radarjatim.co-Polres Gresik membongkar kasus prostitusi online di Icon Apartemen Gresik di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Satu orang ditetapkan sebagai tersangka satu orang lainnya ditetapkan sebagai DPO

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, berawal dari informasi dari masyarakat bahwa marak terjadi praktek prostitusi online di Wilayah Hukum Polres Gresik, Unit 1/Tipiter melakukan serangkaian penyelidikan di beberapa tempat yang diduga ada praktek prostitusi online, Selasa(07-11-2023).

Clan proses penyelidikan diketahui bahwa di Apartemen Icon Mall Gresik, tepatnya ada empat kamar oleh tersangka Y dan MM (DPO) sebagai tempat prostitusi.

*Dengan cara pelanggan melakukan booking melalui aplikasi Michat, untuk harga short time (ST) sebesar Rp 600.000 tetapi pelanggan bisa menawar setelah deal harga melalui aplikasi Michat, tersangka Y menginformasikan kepada SF dan SA untuk menjemput pelanggannya bertemu di lobi apartemen dan langsung diantar ke kamar,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Batu Amankan Pelaku Pembawa Senpi Rakitan

Dari hasil penyelidikan para PSK mendapatkan gaji sebesar Rp 3 juta jika sudah mendapatkan pelanggan sebanyak 42 orang, sedangkan untuk biaya hidup sehari-hari dan penginapan ditanggung oleh MM.

Kronologi penangkapan Anggota Unit 1/Tipiter Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin langsung oleh Kanit Piter Iptu Muhammad Nur Setyabudi bergegas mendatangi lokasi Apartemen Icon Kec. Kebomas Kab.Gresik, mencun pelaku tindak pidana prostitusi online yang mana dalam penyelidikan ditemukan berada di empat kamar Icon Apartemen Gresik.

Baca Juga :  Giat Rutin Safari Jum'at, Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah, S.H., M.M. Menghimbau Selalu Ciptakan Situasi Kondusif Dan Aman

Dari hasil penyelidikan anggota mengamankan sebanyak tiga orang yang diduga terlibat dalam prostitusi online tersebut berikut barang bukti.

SF (21 th) asal Babakan jaya, Gabus Wetan, Kao, Indramayu, Jawa Barat dan 5A (19th) asal Kampung Cincau, Bogor Tengah, Kota Bogor berperan sebagai PSK. Keduanya berstatus saks::

Tersangka Y (21 th) asal Kampung Cibuni, Karangaagung, Singajaya, Garut, Jawa Barat berperan sebagal kasir, operator michat atau

mucikari, DPO atas nama MM (34 th) asal Masjid H. Adam, Cikiwul, Bantergebang, Bekasi Berperan sebagai Kepala Mucikan, Operator Michat, yang Menggaji / Mucikari beber Kapolres

Baca Juga :  IPTU Andi Asworo Ajak Anak-anak Mengenal Profesi Polisi

Barang bukti 11 kondom bekas pakai dan bungkus, dua buah Handphone satu buah dompet coklat hitam, satu buku catatan, dua kondom baru, satu buah kunci kamar apartemen Icon Mall Gresik

Tersangka Y dijerat dengan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP yang berbunyi Barang siapa sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dan menjadikannya sebagai pekerjaan atau kebiasaan dan barang siapa mengambil keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai mata pencaharian mereka yang melakukan ancaman pat bulan.

(Red)