MADIUN-Radarjatim.co ~ Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal kenyamanan publik. Pada Jumat (13/3/2026) sore, Forkopimda melakukan inspeksi mendadak dan peninjauan intensif ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Arus Mudik Idul Fitri 1447H untuk memastikan kesiapan total personel maupun fasilitas penunjang.
Dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Bp Hari Wuryanto,bersama Wakil Bupati serta jajaran Kapolres, Dandim, dan unsur pimpinan daerah lainnya, rombongan bertolak dari Pendopo Muda Graha pukul 15.10 WIB guna memastikan seluruh jalur mudik dalam kondisi terkendali.
Siagakan 6 Titik Pantau Utama: Tanpa Toleransi untuk Kemacetan
Pemerintah Kabupaten Madiun bersinergi dengan TNI-Polri telah memetakan 6 titik krusial yang menjadi fokus pengamanan tahun 2026.
Penempatan ini dirancang secara strategis untuk menutup celah hambatan lalu lintas, meliputi:
Pos Jiwan
Pos Nglames
Pos Exit Tol Dumpil
Pos Taman Asri (Taman Kota Caruban)
Pos Wilangan (Perbatasan Timur)
Pos Pengamanan Jalur Tol
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa sebaran pos ini adalah langkah taktis untuk menjamin respons cepat terhadap setiap kendala di lapangan. “Penyebaran ini adalah strategi kami agar pemantauan merata. Setiap gangguan harus ditangani secara instan agar arus lalu lintas tetap mengalir,” tegasnya.
Apresiasi dan Dukungan Moril bagi Personel Lapangan
Di sela pengecekan teknis, Forkopimda memberikan dukungan nyata kepada petugas gabungan yang bersiaga. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi tanpa henti, Bupati menyerahkan bingkisan Lebaran kepada para petugas di tiap pos.
“Ini adalah apresiasi negara bagi rekan-rekan yang berdiri di garda terdepan selama 24 jam. Jaga integritas, jaga kesehatan, dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati dengan nada memotivasi.
Instruksi Keselamatan dan Rekayasa Lalu Lintas
Bupati mengingatkan para pemudik untuk tidak mengabaikan faktor kelelahan(NGANTUK), “Keselamatan adalah harga mati. Jangan memaksakan diri. Manfaatkan pos-pos yang kami sediakan untuk beristirahat,” imbaunya.
Selaras dengan itu, otoritas kepolisian menegaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus ke jalur alternatif telah siap dioperasikan.
(Edi/ka biro)
Penjagaan di titik rawan macet akan diperketat guna menjamin perjalanan masyarakat tetap kondusif hingga hari kemenangan tiba.






