Direktur RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Terbaik

Gresik [ RADARJATIM.CO~Sebulan setelah dilantik dan serah terima jabatan (Sertijab) dari Direktur RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura yang lama, Dr. Tony S Hartanto kepada Direktur yang baru, Dr. Didik Hariyanto berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik juga akan menerapkan kedisiplinan terhadap semua karyawan yang bekerja di Rumah sakit, Sabtu (29/1/2022)

Selanjutnya Direktur RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura dr.Didik Hariyanto yang baru dilantik menyampaikan kepada RADARJATIM.CO di ruang kerjanya bahwa akan memperbaiki terkait pelayanan di Rumah Sakit untuk masyarakat Bawean yang selama ini masih dirasakan kurang baik, karena walaupun rumah sakit sekarang ini sudah bagus, dokternya sudah komplit jika pelayanan dari sikap pegawainya masih belum mau memberikan pelayanan yang ramah dan sopan semuanya tidak akan ada artinya.

Foto : Saat Serah Terima Jabatan di RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura Bawean dari Direktur yang lama, dr.Tony Hartanto kepada Direktur yang Baru dilantik, dr.Didik Hariyanto

“Selain itu terkait pasien yang sering dirujuk ke daratan Gresik bukan semata – mata pasien dari pihak RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura melainkan rujukan dari klinik ataupun dari Puskesmas. Terkait kendala biaya medis yang perlu dilakukan rujukan melalui prosedur harus melewati rujukan ke rumah sakit terlebih dahulu biar bisa gratis yang mempunyai kartu BPJS maupun yang mengunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM), namun jika pasien yang mengunakan kartu BPJS maupun surat SKTM karena jika dirujuk langsung melalui puskesmas maupun klinik akan dikenakan biaya”, ujar Dr. Didik Hariyanto.

Baca Juga :  Diduga Kurang Gizi dan Infeksi Paru-Paru, Kondisi Balita Asal Warga Desa Tanjungori Sangat Memprihatinkan

Dr. Didik panggilan akrabnya menambahkan, pasien yang berobat ke rumah sakit dengan menggunakan BPJS tidak dikenakan biaya apapun terkecuali dari pihak pasien meminta lebih dari standard pelayanan BPJS baru bisa dikenakan biaya dengan dibuatkan surat pernyataan guna tidak saling menyalahkan, dan jika pasien yang menggunakan BPJS sampai perlu dilakukan rujukan ke daratan Gresik semua biaya apapun masih tetap gratis termasuk perawat yang ikut serta mendampingi Pasien diatas kapal laut, cetusnya.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polres Gresik Terima Vaksinasi Booster

Masih Dr. Didik Hariyanto berharap kedepannya akan berupaya meminimalkan adanya pasien yang dirujuk ke daratan Gresik terkecuali yang bersifat emergency dan melihat kondisi pasiennya. Pihak RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura Bawean telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik untuk secepatnya menyediakan dua (2) dokter spesialis kandungan dan bedah di bulan Februari yang sudah mengalami kekosongan, dan pihak Kadinkes Gresik akan secepatnya menyiapkan dokter spesialis tersebut dari RSUD. Ibnu Sina Bunder Gresik. Jika selama itu masih belum ada terpaksa jika ada pasien yang sakit ataupun yang bermasalah dengan kandungan dan bedah tetap akan dilakukan rujukan ke Gresik.

Baca Juga :  Buka Dialog Kebangsaan Tentang AKI, AKB dan Pencegahan Stunting, Bupati Gresik Gus Yani Inginkan Komitmen Bersama Tingkatkan Layanan Kesehatan

“Dalam hal kedisiplinan Direktur RSUD. Umar Mas’ud Sangkapura Bawean akan bertindak tegas bagi semua karyawan yang melalaikan tanggung jawab sebagai tenaga harian lepas (THL) akan diberikan peringatan dan sangsi, namun jika tetap masih tidak berubah akan dilakukan pemutusan kontrak kerja sebagai tenaga harian lepas di rumah sakit, dan diwajibkan harus mengunakan tanda pengenal atau teks nama, semua ini guna menciptakan rasa kedisiplinan untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik buat masyarakat Bawean”, pungkas Dr. Didik Hariyanto, Senin (31/1/2022).

Fairi ~ Rj