Situbondo || radarjatim.co Proyek hotmix ACWC peningkatan jalan lingkungan Juglangan – Wonokoyo ( R 323)dengan volume panjang 229 Meter dari sumber dana APBD tahun 2025 sebesar RP.370.426.641,31 dikerjakan asal asalan di bawah standar kualitas Minggu (30/11/2025).
Pasalnya,” Pekerjaan peningkatan jalan hotmix yang terletak di desa Wonokoyo.kecamatan Kapongan.Kabupaten Situbondo. Kwalitas pekerjaannya sangat tidak sesuai atau jelek serta kasar bahkan batu batu krikilnya banyak yang bermunculan ke permukaan aspal hotmixnya yang sudah dikerjakan.
Penyebab munculnya batu batu kerikilnya bermunculan di sebabkan karena kwalitas aspal yang kurang baik serta kurangnya pemadatan jalan yang dilakukan oleh beberapa alat berat dalam melakukan operasi.
Diduga,” alat beratnya hanya melakukan beberapa kali putaran jalan saja, tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang ada sehingga menyebabkan kwalitas pekerjaannya sangat tidak baik.
Adanya penyalahgunaan serta kecurangan yang dilakukan kontraktor nakal yang dilakukan oleh CV.Putra Tunggal tersebut, akan meraup keuntungan yang sangat sebesar yang dapat merugikan uang negara yang diambil dari uang pajak rakyat.
Tidak hanya itu selama pekerjaan berlangsung di duga adanya pembiaran dari pengawas atau lemahnya pengawasan baik itu dari pengawas dinas terkait maupun dari pengawas konsultan perencanaan.
Sehingga pekerjaan CV.Putra Tunggal tersebut melakukan penyalagunaan dan kecurangan pekerjaannya di lapangan dengan bekerja asal jadi. adanya sikap yang dilakukan oleh pihak kontraktor nakal tersebut, dinas terkait yaitu dinas PUPP kabupaten Situbondo perlu melakukan peninjauan ulang atau pemeriksaan kembali.
Serta perlu memberikan tindakan tegas terhadap kontraktor (rekanan) yang nakal tersebut agar tidak melakukan kebiasaannya di lapangan dalam melakukan pekerjaannya yang bisa merugikan keuangan rakyat (negara).
(her)






