Gresik || Radarjatim.co – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau sapaan akrabnya (Gus Yani) membuka kegiatan Penyerahan bantuan alat pelatihan KPM Bunda Puspa tahun 2023, Swakelola belanja kursus singkat/pelatihan dan belanja jasa konsultasi berorientasi layanan jasa konsultasi manajemen di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis (21/Desember/2023).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu misi yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik yaitu 9 Prioritas Tematik atau Nawa Karsa yang menjadi nafas pembangunan menuju Gresik Baru yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari).
Kepala Dinas KBPPPA menerangkan bahwa Penerima Manfaat Bunda Puspa di Tahun 2023, berasal dari 16 desa yang ada di 16 kecamatan di Kabupaten Gresik sebagaimana dituangkan dalam SK Bupati Nomor 463 / 171 / HK / 437.12 / 2023 tentang Tim Pelaksanaan Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak Bunda Puspa di Kabupaten Gresik. Di Tahun 2023 ini, pembelajaran Bunda Puspa dilakukan dalam 2 tahap.
Tahap satu diberikan kepada 480 orang, masing-masing sebanyak 30 orang yang ada di 16 Desa Penerima Manfaat Bunda Puspa di Kabupaten Gresik yang diwujudkan dalam 2 kali pembelajaran, yaitu materi gender dan kewirausahaan perempuan dengan perspektif gender, ucapnya.
Tahap dua adalah Tahapan Pelatihan dan Pendampingan yang dilaksanakan secara swakelola type 2 oleh PKMB Universitas Airlangga kepada 140 Perempuan Penerima Manfaat, yang terdiri dari kelompok pelatihan untuk jenis usaha makanan, minuman, kue/makanan ringan, catering, dan menjahit, imbuhnya.
Beliau juga menambahkan jika penentuan spesifikasi Cluster pelatihan ini (makanan, minuman, kue/makanan ringan, catering, menjahit) telah melalui assessment langsung ke Perempuan Penerima Manfaat tentang peminatannya. Harapannya dengan pilihan sesuai peminatan dan usaha ini, dapat memenuhi tujuan dari adanya Bunda Puspa, yaitu peningkatan kemampuan dan pemberdayaan usaha dari para Perempuan Penerima Manfaat.
Ini adalah sesi kedua kedua untu wilayah utara dan untuk jumlah alat yang dibagikan kepada seluruh KPM di 16 desa sejumlah 281 alat, yang terdiri dari 47 macam/jenis alat sesuai dengan spesifikasi kelas yang diikuti oleh masing-masing KPM, terang Kadis KBPPPA.
Seluruh pelaksanaan Bunda Puspa ini dibiayai oleh APBD Gresik dengan Kode Rekening 2.08.04.2.01.03 Sub Kegiatan Pengembangan Kegiatan Masyarakat untuk Peningkatan Kualitas Keluarga Kewenangan Kabupaten/Kota, Paparnya.
Demikian laporan yang dapat kami sampaikan tentang gambaran pelaksanaan Bunda Puspa di Tahun 2023. Semoga dapat bermanfaat bagi peningkatan kapasitas perempuan dan masyarakat Gresik pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Semoga Gresik Baru yang lebih inklusi dapat segera terwujud. Sekian terima kasih, Pungkas Dr. Titik Ernawati, M.H.
UMKM kedepannya akan jadi tulang punggung di Kabupaten Gresik, Sehingga sangat perlu untuk meningkatkan mutu dari SDM (Sumber Daya manusia) yang ada agar dapat mewujudkan hal tersebut Ujar H. Fandi Akhmad Yani, SE (Bupati Gresik).
Ia juga terangkan kalau program ini akan jadi salah satu tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam bangun jaringan UMKM di Gresik.
“UMKM itu merupakan tulang punggung dari kabupaten pada nanti dan masa yang akan datang, jadi nanti itu pusat perekonomian di kabupaten Gresik adalah UMKM, dan Ibu-Ibu ini akan jadi tolak ukur dari keberhasilan UMKM di Gresik selain dari UMKM-UMKM yang sudah ada” Ucapnya
Dalam kaitannya dengan Bunda Puspa, Gus Yani sampaikan program ini didukung langsung oleh pemerintah Kabupaten Gresik dan Dinas KBPPPA bekerja sama dengan Unibersitas Airlangga dan akan jadi satu landasan untuk perempuan bisa hidup secara mandiri dan sejahtera.
“Dengan adanya kegiatan sekarang ini yaitu Bunda Puspa, nantinya akan memberikan harapan kepada ibu ibu semua untuk menjadi perempuan yang (lebih) mandiri,” Jelasnya.
Ia juga tegaskan kalau perempuan jaman dulu dan sekarang sudah berbeda, kalau dulu istilahnya perempuan identik dengan pekerjaan rumah saja, maka seiring berjalannya waktu hal itu sudah bergeser dan perempuan juga dapat menjadi sebuah tonggak dalam menggerakkan perekonomian disekitarnya, Bunda Puspa Sukses.
Secara mandiri dan dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Karena kebanyakan KPM bunda Puspa adalah Kepala rumah tangga atau single parent maka harus tetap semangat mengembangkan usaha nya untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan dapat membantu pendidikan anak-anaknya, Ungkap Gus Yani.
Perlu diketahui kegiatan ini juga didampingi oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas KBPPPA dr. Titik Ernawati, M.H., Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi, S.Ag., Kepala Desa Banyurip Ihsanul Haris, Dan Beberapa Narasumber lainnya, acara ini sukses dilaksanakan dan dapatkan respon positif serta antusias dari warganya.
Rj/rois






