SAMPANG || radarjatim.co – Sekolah Dasar (SD) Negeri Madulang-2 Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura Jawa-timur, terancam gulung tikar.
Pasalnya, dari tahun ke tahun, jumlah siswa/i di sekolah dasar tersebut, terus mengalami penurunan.
Penelusuran media radarjatim.co, hal tersebut dipicu dari adanya kondisi gudung serta halaman SDN Madulang-2 yang cukup memprihatinkan, hingga berdampak terhadap sejumlah siswa/i tidak betah bertahan.
Bagaimana tidak, tampak jelas dilokasi, selain gudung sekolah tersisa hanya 4 ruang kelas, halaman tempat siswa/i biasa bermain pun, kerapkali menjadi tongkrongan binatang.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat (Burhan) menyampaikan, pihaknya mengaku prihatin dengan kondisi aktivitas belajar mengajar di SDN Madulang-2 yang kerapkali terganggu dengan keberadaan sejumlah hewan ternak di halaman sekolah.
Burhan mengaku bahwa, sebelumnya ia telah ikut serta menyampaikan aspirasi dari masyarakat, terhadap pihak Kecamatan hingga pada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.
“Sebenarnya, kami sebelumnya sudah ikut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait hal ini kepada pihak Kecamatan, hingga ke- pihak Pemkab Sampang. dengan harapan kata Burhan, agar proses belajar mengajar di SDN Madulang-2, bisa berjalan normal seperti di sekolah-sekolah yang lain, serta bebas dari adanya hewan-hewan yang kerap bikin rusuh pemandangan sekolah. “Ucapnya Senin 22/05 /2023
Lebih lanjut Burhan menyatakan, pihaknya siap menjadi fasilitator dari adanya masalah pembebasan lahan yang tak kunjung menemukan titik temu antara kedua belah pihak, yakni pemerintah / dinas terkait dengan pemilik lahan.
“Adapun untuk masalah pembebasan lahan, lanjut Burhan, kami siap memfasilitasi, apa bila nantinya pihak pemerintah dan pemilik lahan membutuhkan kami sebagai pemerintah Desa.”Paparnya
Sekedar diketahui bahwa, sebelumnya telah diberitakan oleh media ini pada 20/05/2023 yang lalu, dengan judul,” Polemik sengketa lahan, Ancam Siswa SDN Madulang-2 Putus Sekolah”
(Korwil Mdr)






