SAMPANG || radarjatim.co–Berlangsung selama satu bulan terakhir, masyarakat di dua Desa di Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, yakni Desa Sogian dan Desa Astapah mengeluh karena kelimpungan air bersih pasalnya
Pantauan media ini di Lapangan Kamis (12/01/2023) serta berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, air yang biasa disuplai Oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat, selama satu bulan terakhir penuh dengan lumpur alias keruh, hal tersebut, diduga disebabkan oleh adanya kegiatan proyek Penyediaan Air Bersih (PAB) di Dusun Duwek Serajeh Desa Sogian.
“Iya betul, kotor sekali mas…! Sudah hampir satu bulan ini, kami sekeluarga menggunakan air yang kotor.” Ucap Muhammad Toyyib warga Desa Sogian
“Padahal masyarakat rutin bayar ke PDAM setiap bulan, tetapi belakangan ini Masyarakat diresahkan dengan adanya air tersebut, meskipun kami sudah memberitahu pada petugas PDAM setempat, namun airya masih saja tetap kotor dan berlumpur.” Lanjutnya
“Terpaksa setiap hari Kami menggunakan air PDAM ini untuk segala kebutuhan, baik itu untuk whudu’, mandi, memasak, dan lain sebagainya.” Ungkap Toyyib
Senada disampaikan Hj. Nurul, warga Desa Astapah, pihaknya sangat kecewa dan mengeluh dengan keadaan air PDAM yang sudah lama kotor.
“Sudah lama mas, air PDAM ini yang kotor.” Tutur Hj. Nurul
“Selama ini kami disibukkan dengan peristiwa air yang kotor ini, bahkan anak-anak sampai kena gatal-gatal akibat mandi air PDAM tersebut.” Keluhnya
Sementara, Dani Darmawan Kepala PDAM Sampang, berkali-kali dihubungi namun tidak bisa, hingga dikirim pesan WhatsApp namun tidak ada respon.
Untuk memastikan penyebab dari peristiwa tersebut, maka media ini berusaha untuk mengkonfirmasi salah satu petugas yang ada di kantor PDAM Sogian, Kecamatan Omben.
“Air PDAM sementara ini mengalami kekotoran, yang disebabkan adanya kegiatan proyek Penyediaan Air Bersih (PAB) di Desa Sogian.” Ucap Taufik, salah satu petugas di kantor PDAM Sogian.
“Kami sudah melakukan upaya dalam masalah ini, namun kami masih belum menemukan cara, karena arus air cukup deras.” Cetusnya
Saat disinggung terkait dengan kegiatan proyek PAB. Taufik juga mengeluh karena proyek tersebut belum juga selesai.
“Seharusnya proyek ini sudah selesai mas…! Karena sudah lama dikerjakan.” Sambungnya
“Gara-gara proyek PAB ini, kami terus di datangi masyarakat untuk menanyakan tentang air yang kotor.” Ungkapnya
Hingga berita ini muat, masyarakat berharap masalah tersebut, dapat segera diselesaikan oleh pihak-pihak terkait.
(Korwil Mdr)






