Penulis: Anggun Zulfa Alfiyani dari Fakultas Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang
Malang [www radarjatim.co~Nanas adalah salah satu komoditas buah unggulan di Indonesia. Produksi buah nanas Indonesia cukup besar. Hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil nanas karena didukung oleh iklim tropis yang sesuai. Namun demikian pengembangan nanas belum mendapat perhatian serius karena belum berkembangnya penggunaan varietas unggul dan belum optimalnya teknik budidaya. Teknik budidaya yang belum optimal menjadikan kurangnya peluang produksi yang akan dicapai. Pencapaian yang seharusnya dapat menetukan perkembangan produksi Nanas. Varietas Nanas yang unggul menjadi pertimbangan yang seharusnya dapat menciptakan potensi ekspor Indonesia. Nanas akan berkembang baik dan meningkat bila potensi diperhatikan secara optimal.
Potensi nanas sebagai komoditi andalan ekspor Indonesia sebenarnya cukup besar, namun peran Indonesia sebagai produsen maupun eksportir nanas segar masih kecil. Masih kecilnya sebagai produsen dan eksportir Nanas menjadi bagian kurangnya kontribusi produksi.
Permasalahan produksi maupun konsumsi Nanas di Indonesia terkait kualitas dan keamanan pangan menjadi penyebab kurang maksimalnya kontribusi nanas segar Indonesia dalam perdagangan internasional. Kualitas dan keamanan pangan yang seharusnya juga diperhatikan. Supaya dapat meningkatkan mutu produksi yang akan dikembangkan. Peluang terbesar justru pada perdagangan nanas olahan,yaitu nanas dalam kemasan kaleng.
Buah nanas olahan kemasan kaleng justru dapat meningkatkan konsumsi. Karena didapatkan cara konsumsi yang praktis dan tentunya aman dan baik dikonsumsi. Dengan kemasan kaleng yang menarik dapat meningkatkan jumlah produktivitas yang akan tercapai.
Solusi yang digunakan untuk meningkatkan perkembangan produksi dan konsumsi Nanas yaitu dengan Meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi buah-buahan diharapkan dapat meningkatkan konsumsi buah nanas.
Menyadarkan kepada masyarakat bahwa mengkonsumsi buah-buahan itu perlu dan baik digunakan untuk penangkal penyakit. Dengan mengkonsumsi buah-buahan terutama buah nanas dapat dipastikan sangat diperlukan bagi kesehatan tubuh. Yang mana masyarakat mengkonsumsi buah nanas pada saat yang tepat. Dengan meningkatnya permintaan buah nanas maka akan semakin banyak perkembangan produktivitas dan konsumsi buah nanas bagi masyarakat. Dengan adanya peningkatan tersebut diharapkan hasil produk dapat tercapai sesuai rencana. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan akan nanas, perlu dilakukan pengembangan nanas berskala kebun rakyat maupun skala besar.
Pengembangan dengan skala kebun rakyat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan produk dengan skala besar. Sehingga menciptakan kenaikan produktivitas dan konsumsi nanas. Diharapkan permintaan yang cukup besar maka Produksi yang dihasilkan bukan saja untuk memenuhi permintaan nanas segar, tetapi juga untuk meningkatkan nilai tambah dengan produk olahan nanas. Nilai tambah juga diperlukan dalam produktivitas nanas. Dengan bertambahnya produktivitas olahan nanas maka diharapkan konsumsi juga semakin meningkat secara bertahap. Produk olahan nanas diharapkan dapat menambah nilai konsumsi yang semakin baik dari sebelumnya yang kurangnya minat untuk mengkonsumsi olahan produk nanas.
Potensi nanas Indonesia cukup baik tetapi masih belum diupayakan secara optimal karena tingkat persaingan yang tinggi dengan produk holtikultura lain, masih rendahnya kualitas dan kuantitas pasokan nanas lokal serta informasi harga dan pasar masih belum secara transparan sampai ke tingkat petani. Secara umum beberapa ciri yang melekat pada tingkat pengembangan yang kurang terencana. Petani mengusahakan suatu tanama lebih pada informasi harga pada musim-musim sebelumnya. Sementara keseimbangan jumlah pasokan dan permintaan belum dapat diatisipasi dengan baik. Sehingga perlu dilakukannya strategi yang tepat guna mendapatkan dan menyeimbangkan pasokan produktivitas petani.
Metode yang digunakan yaitu dengan dilakukan pemantuan sederhana dengan dua komponen yang harus di update setiap periode. Pada komponen Level ini estimasi yang digunakan dari pemantauan pada akhir masing-masing periode, sedangkan komponen trend itu estimasi dari pertumbuhan rata-rata pada akhir masing-masing periode. Dengan merencanakan sebaik mungkin supaya tercipta keinginan produktivitas yang stabil. Dan mengatur strategi yang tepat sasaran produktivitas guna konsumsi yang dapat meningkat. Sehingga dalam konsumsi nanas di masyarakat dapat meningkat dengan sebagaimana mestinya.
Dengan menggali informasi secara terjamin dan terpercaya. Melalui sumber-sumber informasi yang jelas dan akurat. Metode digunakan agar tercapai tujuan dari produktivitas nanas. Produktivitas diciptakan guna memenuhi pangsa pasar. Dengan terpenuhi pangsa pasar maka konsumsi nanas di masyarakat akan meningkat. Tentunya dengan diusahakan terjaminnya mutu buah nanas tersebut. Mutu dan keunggulan produk buah nanas juga perlu diperhitungkan dan diperhatikan dengan baik. Supaya tercipta produktivitas dan konsumsi yang semakin bertambah dimasyarakat. Dan tentunya menaikkan jumlah pasokan pada buah nanas tersebut. Menjaga kualitas produksi nanas dapat dipertimbangkan dengan adanya faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Produksi komoditas Nanas cukup besar, sehingga tercipta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi nanas. hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil nanas karena didukung oleh iklim tropis yang sesuai. produksi komoditi nanas menggunakan metode yang diharapkan mampu meningkatan dan meyeimbangkan produksi dan konsumsi nanas. Selain itu komoditi nanas juga perlu melakukan komponen yang harus selalu dikembangkan setiap periode, yaitu dengan mengetahui strategi yang tepat. Supaya kenaikkan minat terhadap nanas terus bertambah.
Bertambahnya minat terhadap nanasa maka akan meningkatkan pula produktivitas dan konsumsi secara berkala. Dengan adanya tingkatan ini estimasi yang digunakan dari pemantauan pada akhir masing-masing periode, sedangkan trend itu estimasi dari pertumbuhan rata-rata pada akhir masing-masing periode. Produksi yang dihasilkan bukan saja untuk memenuhi permintaan nanas, tetapi juga untuk meningkatkan produksi nanas. Sehingga pada tingkatan produksi faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap hasil produksi setiap tahunnya. Konsumsi terhadap komoditi Nanas cukup besar, yang mana pada ketertarikan konsumen terhadap nanas. Sehingga tercipta faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi nanas. Nanas komoditas unggulan indonesia, dimana setiap tahunnya produksi nanas dapat dikatakan cukup besar.
Peluang terbesar pada perdagangan nanas olahan, yaitu nanas kemasan kaleng. Meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi buah-buahan diharapkan dapat meningkatkan konsumsi nanas. Sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk olahan nanas.Untuk meningkatkan perkembangan produktivitas dan konsumsi nanas perlu diperhatikan metode dan faktor-faktor yang dapat mempertimbangkan bertambahnya jumlah produktivitas dan konsumsi.
Budidaya nanas umumnya belum menerapkan teknologi secara optimal dengan input produksi yang minimal. Hal ini berpengaruh terhadap mutu dan produktivitas nanas. Produktivitas nanas yang tinggi sebenarnya merupakan produktivitas nanas dengan mahkota sesuai dengan Pedoman Pengumpulan pengembangan Hortikultura. Untuk mengetahui produktivitas nanas yang benar-benar dapat dikonsumsi oleh masyarakat diperlukan konversi dari produktivitas nanas dengan mahkota menjadi produktivitas nanas tanpa mahkota.
Buah nanas dipasarkan dengan tujuan dan keinginan pangsa pasar. Pada umumnya buah nanas dipasarkan dalam bentuk segar dengan tujuan ke pabrik dan atau pasar tradisional. Pola rantai pasokan yang berkembang pada pemasaran nanas sangat beragam karena dipengaruhi oleh faktor geografis dan waktu, dan biasanya petani menjual kepada pembeli yang menawarkan harga paling menguntungkan. Indonesia ternyata mempunyai tingkat produktivitas nenas tertinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi, maka Indonesia dapat menjadi sentra produksi utama Mengingat prospek komoditi nanas yang cukup besar, maka perlu disusun program pengembangan kawasan nanas antara lain meliputi pengembangan area produksi melalui perluasan area tanam dan optimalisasi kebun, pengembangan perbenihan, pengembangan kelembagaan, penataan pengelolaan rantai pasokan, fasilitas terpadu investasi pengembangan nanas dan fasilitas sarana atau prasarana. Yang dilakukan dengan tepat dan bertahap. Dengan demikian diharapkan produktivitas dan konsumsi nanas dapat meningkat.
(Red)






