LSM GMBI KSM Bawean Tuding Ada Indikasi Penyunatan Dana Bansos Warga Terdampak Bencana Longsor, Ini Respon Kades Sungai Rujing 

Foto: Rumah warga yang mendapat bantuan sosial dari Pemkab Gresik untuk perbaikan rumah Warga Terdampak Bencana longsor di desa Sungai Rujing  kecamatan Sangkapura

 

Gresik | Radarjatim.co– Pasca terjadinya banjir bandang dan tanah longsor pada Minggu 05 Maret 2023 Lalu Mengakibatkan 15 Desa Jadi Korban di Pulau Bawean Kecamatan Sangkapura.

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau sapaan akrab, Gus Yani langsung meninjau lokasi tersebut termasuk beberapa wilayah terparah, Desa Kotakusuma, Sungai Rujing, Sawah Mulya, Patar Selamat juga Desa Daun dan ada juga 8 jembatan rusak, satu sekolah ambruk tertimbun longsor sementara Ponkesdes beserta alat-alat kesehatan ikut terdampak.

Pada kesempatan itu Bupati Gresik didampingi beberapa OPD terkait diminta untuk mendata sarana infrastruktur pelayanan publik dan rumah warga yang rusak akibat banjir bandang dan longsor agar segera diadakan perbaikan dan bantuan sosial bagi warga terdampak

Sementara itu pantauan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, LSM GMBI melakukan investigasi di lapangan mendapati beberapa keganjilan terkait bantuan yang langsung masuk ke rekening warganya, atas nama keluarga penerima manfaat (KPM ) dengan rincian:

1. Rp.50.000.000. (Subhan)

2.Rp.10.000.000. (Latifa)

3. Rp 10.000.000.( Harun ).

Tetapi dana bantuannya langsung dipotong 1 juta oleh oknum perangkat desa, Sanusi dengan dalih uang administrasi kemudian semua uang tersebut diambil oleh oknum Kepala Desa Sungai Rujing, Zaenal Abidin tanpa alasan jelas dan terpaksa diberikan karena takut dan setelah itu pemilik rumah tinggal terima beres ungkap Subhan saat dikonfirmasi aktivis LSM GMBI Kamis (21/09/2023)

Terpisah, Menanggapi tudingan miring adannya penyunatan dana bantuan sosial bagi warga terdampak bencana longsor itu, Kades Sungai Rujing kecamatan Sangkapura, Zainal Abidin saat dikonfirmasi radarjatim.co. membantahnya, berita itu tidak benar, mas, semua dana bantuan sosial yang disalurkan melalui dinas CKPKP bidang Perkim sudah ada panitia Desa yang mengelola untuk dapat dipertanggung jawabkan dan sudah dibelanjakan untuk kebutuhan material bangunan sesuai dengan kebutuhannya. jelasnya. Jum’at (22/9/2023)

 

(RED/shr)